Gebrakan Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan Endar S. Lubis terhadap sampah-sampah yang banyak tertumpuk di wilayah kota Medan cukup diacungkan jempol, pasalnya Kepala Dinas yang baru beberapa minggu dilantik oleh Walikota Medan ini sudah membuktikan kinerjanya dengan turun langsung ke lokasi temuan pembuangan sampah.
Seperti halnya, Selasa (07/10) sore dimana berdasarkan laporan yang diterima oleh Dinas Kebersihan dari masyarakat atas ditemukannya lokasi tempat pembuangan sampah di sepanjang jalan pinggiran sungai Seikambing, dimulai dari depan pusat percontohan pembibitan Dinas Pertamanan Kota Medan Jalan tanjung Rejo/Titi Bobrok Kecamatan Medan Sunggal. Dimana karena keberadaan sampah sudah meresahkan masyarakat sekitar, Kepala Dinas Kebersihan ini segera turun ke lokasi beserta anggotanya dengan membawa 10 unit truck sampah, 1 unit Doser dan 4 unit becak sampah karena berdasarkan laporan yang diterima terdapat 4 titik lokasi tumpukan sampah yang kondisinya tidak dapat lagi diangkat secara manual akibat sudah terlampau banyak.
Kepada Wartawan, Endar S. Lubis menjelaskan bahwasanya permasalahan sampah yang saat ini menjadi perhatian semua pihak dimanapun termasuk di perkotaan harus diselesaikan dengan cara terlebih dahulu dapat merubah mindset masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan sampah dan lingkungan, sehingga kesadaran untuk hidup sehat, bersih dan bebas dari sampah dapat terlaksana. "Saya menganggap bahwasanya pembersihan sampah-sampah sudah menjadi tanggung jawab sebagai Kadis Kebersihan dan sesuai Tupoksi yang di amanahkan Walikota Medan terhadapnya agar Medan bersih dan terbebas dari sampah. Jadi tidak harus instruksi Walikota lalu kita turun", ucap Endar. 
"Saya akan merasa malu jika ada laporan dari masyarakat dan anggota saya terkait sampah tetapi tidak saya tindak lanjuti, dengan jumlah armada yang tersedia sebanyak 200 unit ditambah 3 unit bantuan dari Walikota Medan dan doser saya kira saat ini cukup untuk melayani pengangkutan sampah-sampah yang ada dikota Medan", imbuhnya.
Endar juga menyatakan sangat berterimakasih kepada masyarakat yang sadar dan telah membantu Pemerintah Kota Medan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menghimbau agar membuang sampah pada tempat-tempat sampah yang telah ditentukan.
Endar Lubis tampak tidak gamang untuk menyusuri jalanan di sepanjang sungai Seisikambing. Dengan menumpangi sepeda motor, Kadis yang tidak suka basa-basi ini memantau lokasi tempat ditemukannya banyak sampah-sampah yang sudah lama mengendap dan telah menimbulkan aroma tidak sedap. Tampak beberapa mobil truck pengangkutan sampah silih berganti mengangkut sampah yang diangkat oleh doser milik Dinas Kebersihan Kota Medan tersebut.
Sementara itu Kabid Operasional Dinas Kebersihan Kota Medan, Habib Lubis mengatakan bahwa saat ini ada 3(tiga) titik lokasi pembuangan sampah yang sudah masuk daftar di Dinas Kebersihan Kota Medan, antara lain di daerah Perumahan Griya Martubung, TPA Helvetia, dan daerah Pulo Brayan. Saat ini ke 3 titik lokasi tersebut segera akan ditindak lanjuti", ujar Habib.
Habib juga menilai atasannya (Kadis Kebersihan ) sangat proaktif dan cepat merespon jika ada laporan dan temuan sampah sehingga dapat dijadikan contoh bagi bawahannya. Habib mengharapkan agar warga masyarakat membuang sampah-sampahnya pada pagi hari sehingga petugas pengangkut sampah dapat langsung mengangkat sampah dengan cepat, karena sering di lapangan apalagi di daerah perumahan banyak warga yang belum membuang sampahnya pada pagi hari, sehingga petugas kebersihan sampah harus kembali lagi untuk mengangkat sampah mereka, sementara masih banyak tempat-tempat lainnya yang harus diangkut sampahnya dengan segera, jadi untuk lebih efisien bagi warga yang tinggal di dalam gang sempit agar membuang sampahnya pagi hari.
"Saya berharap kerjasama masyarakat khususnya daerah yang sulit terjangkau becak sampah atau truck pengangkutan sampah agar membuang sampahnya kalau tidak ada tempat pembuangan sampah, cukup sampah-sampah tadi ditumpukkan dan dibuang saja ke pinggir jalan, agar lebih efisien nanti petugas kami di lapangan yang akan membersihkan sampah tersebut", terang Habib.
Sementara itu salah seorang warga Tanjung Rejo yang menyaksikan pembersihan sampah, Ani (35 Thn) saat diminta komentarnya terkait pembersihan sampah di daerah tempat tinggalnya mengatakan sangat senang dibersihkannya sampah-sampah disepanjang jalan Tanjung Rejo/Titi Bobrok, karena disamping sudah berbau, sampah-sampah ini juga sudah lama tertumpuk di sepanjang pinggiran jalan Tanjung Rejo/Titi Bobrok, padahal ada tempat pembuangan sampah sementara yang telah disediakan tempatnya di depan tembok taman percontohan Dinas Pertamanan Medan, meskipun arealnya sempit namun sampah bisa cepat diangkut truck pengangkut sampah.
Ani juga menambahkan bahwa Pemko Medan hendaknya memperhatikan sekitar jalan Tanjung Rejo/Titi Bobrok di sepanjang sungai Seisikambing karena ada beberapa pohon yang tumbang akibat hujan disertai angin kencang yang lalu dan ada badan jalan yang telah amblas sedalam 30 cm akibat longsor terbawa akar pohon yang tumbang, jadi kami mohon perhatian dari Pak Walikota Medan, untuk mengutus Dinas Perkim, Dinas Pertamanan dan Camat Medan Sunggal untuk meninjau lokasi sepanjang jalan Tanjung Rejo/Titi Bobrok ini", harap warga tadi. 
Amatan wartawan di lokasi, saat pembersihan sampah berlangsung di sepanjang jalan pinggiran sungai Seikambing jalan Tanjung Rejo/Titi Bobrok, tidak terlihat dihadiri Camat Medan Sunggal Syahrul Rambe, dan Lurah Tanjung Rejo,Kosim. Informasi yang diterima via telepon bahwa camat Medan Sunggal, sedang sakit, dan Lurah Tanjung Rejo sedang ada acara di luar. sehingga yang terlihat hanya Kadis Kebersihan Medan, Kabid Operasional, Kepling, para petugas dinas kebersihan dan warga yang menyaksikan pembersihan tumpukan sampah tersebut. (irwan)