Jumat, 22 Mei 2026
Krisis Pangan, Jokowi minta masyarakat tak bergantung pada Beras
Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Tommy Kamis, 14 Jul 2022 00:14
Presiden Joko Widodo meninjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Selasa (12/07/2022) di Kabupaten Subang, Jabar milik Kementerian Pertanian
BPMI

Presiden Joko Widodo meninjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Selasa (12/07/2022) di Kabupaten Subang, Jabar milik Kementerian Pertanian

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tidak hanya bergantung pada beras sebagai bahan pangan. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak komoditas tanaman yang bisa dimanfaatkan di tengan ancaman krisis pangan dunia. 

“Pangan kita yang lain juga masih bisa untuk dikembangkan lagi, baik yang namanya sagu, yang namanya sorgum, yang namanya porang, yang namanya jagung, yang namanya ketela pohon, dan lain-lainnya,” kata Jokowi saat meninjau Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Subang, (12/7).

Menurutnya, komoditas pangan lain memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan, termasuk tingkat produksinya yang berpeluang bisa terus ditingkatkan. Telebih di saat situasi geopolitik saat ini membuat krisis pangan terjadi dimana-mana. “Kita harus waspada, memastikan bahwa ketersediaan pangan kita masih pada kondisi yang aman,” tutur Jokowi.

Swasembada beras dapat segera tercapai
Jokowi meyakini bahwa swasembada beras di Indonesia akan segera dapat tercapai. Terlebih, dalam tiga tahun terakhir, Indonesia sudah tidak melakukan impor beras.

Oleh karena itu, benih padi yang unggul berperan dalam peningkatan produksi beras. “Saya melihat apa yang telah dikerjakan oleh balai padi ini dalam rangka menyiapkan varietas-varietas unggul, selalu menemukan varietas-varietas baru,” ucapnya.

Ketersediaan benih dan pendampingan

Presiden juga menekankan ketersediaan benih berperan penting dalam rangka peningkatan produksi beras dalam negeri, dengan ditunjang pendampingan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). 
produk kecantikan untuk pria wanita

“Kalau betul didampingi oleh PPL-PPL yang baik, satu hektare tadi Inpari 32 (dan) Inpari 42 bisa menghasilkan kurang lebih sampai 12 ton. Tetapi, katakanlah rata-rata 7-8 ton saja itu sudah sebuah lompatan yang sangat baik bagi stok ketersediaan pangan, utamanya beras kita,” kata Jokowi.
Editor: Tessa
Sumber: fortuneidn.com

Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later