Senin, 04 Jul 2022 03:59
  • Home
  • Ekonomi
  • Menteri Sandiaga Uno: Tingkatkan Kualitas Desa Wisata Hilisimaetano Untuk Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Menteri Sandiaga Uno: Tingkatkan Kualitas Desa Wisata Hilisimaetano Untuk Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

Nias Selatan (utamanews.com)
Oleh: Iman Lase
Rabu, 22 Jun 2022 22:52
Istimewa
Sandiaga Uno memakai pakaian adat Nias, Rabu (22/6)
Kali ini, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 menyapa Desa Wisata Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) tahun kedua ini mengangkat tema ’Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit’.

Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat pada Rabu sore (22/6). Beragam seni tari khas Hilisimaetano ditampilkan untuk menyambut Menteri Parekraf dan rombongan.

Dalam kesempatan tersebut, Sandi tampak didampingi Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, dan Kepala Desa Hilisimaetano Formil Dakhi.

Dalam sambutannya, Sandi mengungkapkan ketakjubannya terhadap keindahan alam hingga kekayaan budaya lokal di Desa Hilisimaetano. ”Saya ucapkan selamat kepada Bapak Bupati yang telah bisa meningkatkan gairah ekonomi dalam tatanan ekonomi baru dengan Desa Wisata Hilisimaetano, tepuk tangan untuk kita semua,” ucap Sandi disambut riuh tepuk tangan warga Desa Hilisimaetano.

Sandi mengatakan, Kemenparekraf akan memberikan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan sarana prasarana dan kualitas destinasi wisata tersebut. ”Seperti toilet hanya ada satu. Kita akan tingkatkan homestay. Juga kita ingin jadikan desa wisata ini sebagai tujuan kunjungan wisatawan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Kami juga akan meningkatkan ekonomi kreatifnya sehingga lapangan kerja terbuka dan ekonomi masyarakat meningkat,” beber Sandi.

Hilisimaetano terpilih menjadi salah satu dari 50 desa wisata terbaik yang terjaring melalui proses seleksi ketat pada tahun ini. Seleksi tersebut berdasar tujuh kategori penilaian, yakni; 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa.

Untuk diketahui, pada ADWI tahun 2021 terjaring 1.831 desa wisata yang ada di Indonesia dan target di tahun 2022 adalah 3.000 desa wisata yang diharapkan terjaring. Sehingga, itu dapat mempermudah pengembangan desa wisata di Indonesia. Dalam pengembangan desa wisata, Kemenparekraf berkolaborasi dengan mitra strategis yaitu Astra, BCA, dan BNI. Hilisimaetano sendiri akan menjadi peserta Desa Sejahtera Astra (DSA).

DSA adalah program pembinaan dan pengembangan desa dari Astra selama satu tahun ke depan. Hal tersebut selaras dengan tujuan penyelanggaraan ADWI, yakni agar menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Itu diharapkan dapat membangkitkan ekonomi desa. Kebangkitan ekonomi dari desa-desa untuk membangun Indonesia.

Hilisimaetano terbentang sepanjang sekitar 500 meter. Itu menjadikan permukiman tradisional Desa Hilisimaetanö ini sebagai kampung terpanjang di seluruh kepulauan Nias. Desa ini juga merupakan salah satu desa adat tertua di Kabupaten Nias Selatan dengan sejumlah peninggalan sejarah. Seperti, batu megalitik, rumah adat, serta tradisi-tradisi yang masih dipertahankan hingga saat ini. Untuk mencapai Desa Wisata Hilisimaetano diperlukan waktu tempuh sekitar 2,5 jam dari Bandara Binaka, dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Bicara potensi, Desa Wisata Hilisimaetano memiliki segudang kekayaan alam dan seni budaya. Dari sisi keindahan alam, desa tersebut memiliki wilayah seluas 10 hektar yang merupakan dataran dengan beberapa perbukitan. Mayoritas penduduk memiliki mata pencaharian petani. Hilisimaetano menjadi salah satu lumbung padi terbesar yang ada di Kepulauan Nias. Di Hilisimaetano juga terdapat hutan, gua, serta air terjun.

Bicara seni dan budaya, Desa Wisata Hilisimaetano kaya akan tarian adat. Di antaranya Tarian Maluaya Si'oligo. Itu merupakan tarian yang menyiratkan persatuan seluruh masyarakat desa. Selain itu, ada Tari Fogaele, atau yang lebih dikenal dengan tarian penyambutan di mana para penari wanita membawa Bola Nafo - tas anyaman berisi sirih - untuk diberikan pada tamu kehormatan. Tarian ini menunjukan kelembutan para wanita. Kemudian, Tari perang - Faluaya - , seperti namanya. Tarian tersebut menunjukan keperkasaan para pejuang.

Sementara itu, Desa Wisata Hilisimaetano memiliki tradisi Mame Afo. Itu adalah tradisi pemberian sirih untuk para tamu yang di dalamnya terdapat tarian Maluaya Si'oligo dan Fogaele Fahombo, menjadi salah satu atraksi utama. Ini adalah sebuah tradisi lompat batu dengan tinggi sekitar dua meter. Di desa ini sejak dini, anak-anak dilatih secara rutin untuk melakukan Fahombo dengan replika batu yang lebih kecil. Konon ini merupakan ujian ketangkasan seorang pemuda untuk menjadi ksatria desa.

Ada pula Famadaya Harimao. Itu adalah sebuah ritual kuno yang dulunya diadakan setiap 14 tahun sekali. Ritual ini dilakukan dengan mengarak patung menyerupai harimau - Lawolo Fatao. Tujuannnya untuk penyucian dan pembaharuan hukum adat yang berlaku. Upacara ini dipimpin oleh Ere - imam kuno - dari Hiliamaigila kemudian patung tersebut akhirnya akan dibuang di Sungai Zumali. Fakta menariknya, di Nias sendiri sebenarnya tidak pernah ada harimau.

Soal kuliner, Desa Wisata Hilisimaetano memiliki Babae, kofo- kofo, kopi, dan jajanan pasar yang bahan bakunya diambil dari hasil pertanian dan pekebutan desa. Sedangkan potensi kriya, ada ukiran patung, aksesoris tradisional seperti kalabubu -kalung yang berfungsi penangkal pedang ketika musuh hendak menebas leher-, pedang tradisional, baju zirah, dan kerajinan anyaman. Di des aini, wisatawan juga dapat bermalam di homestay sederhana. Tersedia dua unit. Bentuknya unik berupa rumah tradisional dan ada pula rumah yang sudah modern.
Editor: Budi

T#g:HilisimaetanoManiamoloNias SelatanNiseldesa wisata
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Jun 2022 14:04

    Menparekraf Datang, Sektor Pariwisata & UMKM Sergai Optimis Bangkit

    Pasca ditetapkan sebagai satu dari 50 Desa Wisata Terbaik se-Indonesia dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis kembali mendapat momen istimewa dengan keha

  • Jumat, 17 Jun 2022 23:27

    Penanganan Tindak Pidana Dugaan Pemalsuan Ijazah Dinilai Lamban, Pakar Hukum Bilang Begini

    Proses hukum terkait dugaan Ijazah palsu Oknum Kepala Desa (Kades) Balohao Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Sumatera Utara (Sumut) sampai saat ini masih bergulir di Polres Nias Selatan.D

  • Jumat, 25 Mar 2022 20:25

    Fokus Kembangkan Desa Wisata untuk Pemulihan Ekonomi, Menteri Desa PDTT Apresiasi Sumut

    Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dalam upaya pemulihan ek

  • Senin, 07 Mar 2022 21:57

    Edy Rahmayadi: Nias Ini Adalah Rakyat Saya

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menegaskan, bahwa pembangunan di Kepulauan Nias, tetap menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Selain memiliki potensi yang harus didorong,

  • Kamis, 13 Jan 2022 17:43

    Kukuhkan Tiga Bunda PAUD, Nawal: Harus Jadi Tokoh Utama Pendidikan

    Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis  mengharapkan seluruh Bunda PAUD di kabupaten/kota dapat berperan menjadi tokoh utama kemajuan pendidikan di dae

  • Rabu, 01 Des 2021 09:51

    Dukung Pengembangan Al Jam'iyatul Washliyah di Nias Selatan, Edy Rahmayadi Borong Semua Lukisan dan Kaligrafi

    Tasyakuran resepsi dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke - 91 Al Jam'iyatul Washliyah di Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Washliyah Provinsi Sumut, Selasa (30/11/2021) malam. (Foto Dinas Komi

  • Jumat, 12 Nov 2021 07:12

    Naik Trail Tempuh Puluhan Kilometer, Kapolda Sumut dan Pangdam I Ajak Warga Pedalaman Divaksin

    Dengan mengendarai sepeda motor trail dan menempuh jarak puluhan kilometer tidak menyurutkan tekad Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin untuk mendata

  • Minggu, 26 Sep 2021 16:26

    Percepat Vaksin di Kepulauan Nias, Kapolda Sumut Dorong Destinasi Wisata Tumbuh Kembali

    Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S, MSi mendorong destinasi wisata di Sumatera Utara tumbuh kembali dalam upaya memulihkan sektor pariwisata yang sempat terdampak Covid-19. Dorongan de

  • Sabtu, 25 Sep 2021 19:45

    Kapolda Sumatera Utara Kunjungan Kerja di Kabupaten Nias Selatan

    Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi melakukan kunjungan di Kabupaten Nias Selatan dalam rangka peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal sekaligus Bhakti Sosial bertempat

  • Senin, 26 Apr 2021 20:26

    Lantik 8 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak, Gubsu Ingatkan Agar Menjauhi 3 Hal Ini

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik dan mengambil sumpah jabatan, delapan kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020. Dalam arahannya, Gubernur m

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak