Begitulah penggalan lagu 'Hey Dinda!' dari single perdana milik Wak Cepul, seorang musisi jalanan sekaligus jurnalis Kota Banda Aceh, Aceh.
Sembari tetap berusaha menyusun masa depan secara mandiri, dalam lagu 'Hey Dinda!', pemuda itu meyakinkan pasangannya bahwa mereka akan ke jenjang yang lebih serius.
"Lagu 'Hey Dinda!' ini terbilang romantis sih, namun sedikit disisip unsur kritik ke sosial. Khususnya mengkritik kebiasaan masyarakat kita yang suka menggosip," kata Wak Cepul.
Meski dibalut nuansa sindiran, namun perpaduan musik country akustik dengan lirik balada romantik bakal membuat lagu 'Hey Dinda!' tetap terdengar asik.
Lagu tersebut diharapkan musisi berdarah campuran Aceh dan Mandailing ini tidak hanya sekedar hiburan, namun bisa menjadi motivasi bagi para pendengarnya.
"Apresiasi yang paling besar bagi seorang pemusik ya ketika karyanya dihargai, dinikmati banyak orang, dan tentunya dipahami apa pesan yang disampaikan," ungkap Wak Cepul.
Saat ini, lagu 'Hey Dinda!' dapat didengarkan melalui Spotify, Apple Music, YouTube Music dan sejumlah platform streaming musik digital lainnya.
Sebagai tambahan, Wak Cepul atau Muhammad Saifullah, lahir di Medan, 1 Mei 1991. Ia mulai menulis lagu ciptaannya sendiri sejak 2006.
Kumpulan lagu-lagu yang masih direkamnya secara manual tersebut selama ini diunggah di Chanel YouTube Wak Cepul (Muhammad Saifullah).
Meski telah memiliki beberapa tembang ciptaan sendiri, hanya lagu 'Hey Dinda!' yang belakangan dipilihnya masuk dapur rekaman untuk jadi single perdana.
Berikut link lagu 'Hey Dinda! - Wak Cepul'
https://youtu.be/NpRjckxy0dQ
https://open.spotify.com/track/2z4qBpn2i50MgqRwT0wfV9?si=d76aac7e268d46d5
https://music.apple.com/id/album/hey-dinda-single/1647856342
https://music.amazon.com/albums/B0BGY451WG?marketplaceId=ATVPDKIKX0DER&musicTerritory=US&ref=dm_sh_zf1SWzfXJqmKPMbKpe8FgDVoE
https://www.deezer.com/id/track/1938717677?deferredFl=1
Dinda aku tahu kau gelisah
lelah mendengarkan ocehan mereka
yang selalu bertanya pada calon mertua,
kapan anak bapak kan menikah?
Dinda janganlah kau resah,
jangan kau hiraukan omongan mereka
jika itu hanya membuatmu gelisah
tak usah pusing, cuekin saja lah.
Insyaallah kita pasti bisa
Dinda, aku sedang bekerja
tak ingin berharap uang dari keluarga
hanya seorang buruh tinta
namunku bukan peminta-minta.