Rabu, 29 Jun 2022 20:42

Diduga, Malim Kampung Hatobangon, Paluta Berbuat Cabul

Paluta (utamanews.com)
Oleh: Aseng
Rabu, 15 Des 2021 23:05
Istimewa
Malim kampung adalah orang di dalam masyarakat yang mengetahui segala hal tentang ilmu agama dan mencontohkan perilaku yang baik menurut ajaran akidah.

Berbeda dengan salah satu warga di Kecamatan (Kec), Portibi Kabupaten (Kab), Padang Lawas Utara (Paluta) Propinsi (Prop) Sumatera Utara, berisinial AS (65), yang dipercayakan masyarakat sebagai malim kampung atau hatobangon di kampung itu sendiri diduga tega melakukan perbuatan tidak patut atau tidak sopan terhadap perempuan umur 14 tahun, sebut saja Mawar adalah keponakan atau saudaranya sendiri.

Kejadian ini berawal tahun 2020, saat korban Mawar (14) berangkat ke warung terduga pelaku AS dengan tujuan membeli jajan makanan. Sesampainya disana, korban pun mendapat perlakuan tidak sopan oleh uwak dan sekaligus tetangganya sendiri. 

Namun, Mawar mengurungkan niatnya untuk belanja jajan makanan dan lari dari rumah AS karena takut atas perlakuan yang tidak sopan itu.

Perbuatan itu akhirnya terungkap oleh orangtua Mawar dan langsung melaporkannya ke pihak aparat desa untuk ditindak lanjuti, Aparat desa pun langsung melakukan mediasi di balai desa di Kec Portibi Kab Paluta yang turut hadir kepala desa setempat, Babinkamtibmas, Babinsa, Alim ulama, terduga pelaku AS (65), keluarga korban.

"Di waktu mediasi di bulan November 2021, AS mengakui perbuatannya kepada boru ku Mawar, perbuatan yang tidak sopan itu pak," ujar ayah Mawar kepada awak media.

Merasa tidak ada itikad baik AS, keluarga korban mendatangi rumah ketua pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kab Paluta untuk melaporkan perbuatan AS kepada Mawar dan meminta pendampingan melaporkan AS ke Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Selatan (Tapsel), adapun nomor Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) bernomor : LP/B/354/XII/2021/SPKT/POLRES TAPSEL/POLDA SUMUT. Telah melaporkan inisial AS (65) tentang peristiwa Pidana Undang-Undang (UU) nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU) no 01 tahun 2016 perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 82. Tapanuli Selatan Selasa (14/12/2021).

Sementara keterangan dari AS kepada awak media melaui telepon seluler mengatakan dengan terbata bata, "Betul saya lakukan perbuatan saya itu terhadap Mawar, dan saya pikir waktu itu adalah cucu saya sendiri dari boru kandungan saya."

"Saya lupa pula nama cucu saya itu pula pak dan hasil mediasi itu kami sekampung akan makan makan," ujar RS, Rabu (15/12/2021).
Editor: Adjie

T#g:PortibiTogaTomascabul
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mei 2022 19:28

    Sidang Pencabulanan Anak Di Bawah Umur, Keluarga Korban Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

    Sidang kasus pencabulan sesama anak di bawah umur yang terjadi beberapa pekan lalu dengan terdakwa JCL (17) mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Binjai, Rabu (18/5) siang.Sidang perdana yang di

  • Senin, 16 Mei 2022 18:36

    Ibadah Hari Raya Waisak di Biara Candi Bahal Aman dan Lancar

    Personel Polsek Padang Bolak, Polres Tapanuli Selatan, melaksanakan pengamanan ibadah Hari Raya Waisak 2566 tahun 2022 di kompleks candi Biara Bahal 2, di Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Kabupaten Pada

  • Sabtu, 14 Mei 2022 18:04

    LBH Medan minta Polda Sumut usut tuntas kematian tersangka di ruang Penyidik

    Seorang terduga tersangka tindak pidana pencabulan bernama Irwanto alias Muhammad Ragil, diduga meninggal dunia di ruangan Sat Reskrim Polresta Deli Serdang. Meninggalnya Irwanto pada hari Rabu P

  • Jumat, 01 Apr 2022 16:11

    Biadab, tukang becak ini bawa anak 13 tahun ke semak-semak di Binjai lalu dicabuli

    Petugas Kepolisian dari Sat Reskrim Polres Binjai, berhasil mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur, sekaligus berhasil mengamankan tersangkanya, Kamis (31/3) siang, sekira Pukul 12.00 Wib.&nbs

  • Kamis, 31 Mar 2022 17:41

    Jalan Terjal Korban Pencabulan Anak Mencari Keadilan, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

    Empat bulan sudah berlalu SKT (30) melaporkan kasus pencabulan terhadap putrinya sebut saja Mawar (14). Namun, terduga pelaku masih bebas berkeliaran di sekitaran rumah korban.SKT kemudian mendatangi

  • Selasa, 29 Mar 2022 17:09

    Hadiri Pelantikan PPTSB, Bupati: Ormas Perkuat Sinergitas Dengan Pemerintah

    Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) merupakan kabupaten yang kental dengan budaya Melayu, namun di atas Tanah Bertuah Negeri Beradat juga hidup dan menetap masyarakat dengan berbagai latar belakang bud

  • Kamis, 24 Mar 2022 09:14

    Apa 'restorative justice' yang belakangan kerap disebut kepolisian dalam penanganan tindak pidana pencabulan?

    Dalam sistem pemidanaan di Indonesia sejak dahulu diketahui hanya cenderung mengarah pada tujuan Retributif (Pembalasan) dan terfokus pada pertanggung jawaban pelaku melalui hukuman badan (Penjara), s

  • Rabu, 16 Mar 2022 20:16

    Orang Tua Korban Pencabulan Tokoh Masyarakat di Portibi Paluta, Mencari Keadilan

    Sudah tiga bulan berlalu, orangtua korban kasus pencabulan anak dibawah umur menanti terduga pelaku AS (65), ditangkap oleh Aparat Penegak Hukum (APH).Orang tua yang anaknya menjadi korban pencabulan

  • Senin, 07 Mar 2022 18:27

    Berhenti Mendadak, Pengendara Sepeda Motor Tewas Ditabrak Mobil

    Seorang pengendara sepeda motor tanpa nomor polisi bernama Rahmat Harahap (56), warga Desa Sibatu Loting, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas tewas ditabrak, Senin (7/3/2022).Peristiwa ma

  • Minggu, 27 Feb 2022 13:57

    PT STAR Portibi Laksanakan Vaksinasi Ketiga

    Perkebunan PT Sumber Tani Agung Resources (STAR) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara melaksanakan kegiatan vaksinasi ketiga bekerja sama degan Puskesmas Portibi d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak