European Guardian Network
Kehebohan sempat terjadi di kawasan perkantoran Forum Nine Office Building di jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (30/11/2021) siang. Seorang pemuda, Ahmadsyah (22), nekat membakar diri. Seperti diketahui, di gedung Forum Nine tersebut, United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) berkantor.
Koordinator pengungsi Afghanistan di Kota Medan, Muhammad Juma Mose, menyebutkan, Ahmadsyah rekannya sesama pengungsi dari Afghanistan sedang mencari suaka. Namun diduga ia mengalami depresi hingga nekat mengambil jalin pintas untuk bunuh diri dengan cara membakar tubuhnya.
"Luka bakar 75 persen, sekarang dirawat di rumah sakit Siloam. Dia (Ahmadsyah) mengalami depresi atau gangguan jiwa," sebut Juma kepada media.
Juma mengungkapkan, sebelum aksi nekat itu dilakukan, mereka sesama pengungsi sudah mencoba menghalangi Ahmadsyah yang hendak membakar dirinya. Membujuk korban agar tidak melakukan hal tersebut.
"Dia sudah menyiram tubuhnya dengan bensin. Dia juga memegang mancis (korek api) di tangan kanan dan kiri," kata Juma.
Menurut Juma, aksi bakar diri sebagai bentuk frustasi Ahmadsyah, termasuk pengungsi lainnya. Sebab, sampai saat ini mereka belum juga dikirim ke negara ketiga.
"Korban bolak balik minta sama IOM dan UNHCR untuk diperhatikan. Tapi, mereka tidak memperhatikan sampai akhirnya dia nekat membakar diri. Badannya parah terbakar kanan kiri," tutur Juma.
Api di badan Ahmadsyah berhasil dipadamkan pihak sekuriti gedung Forum Nine. Kemudian, korban dievakuasi ke RS Siloam yang persis berada di depan gedung tersebut.
Juma mengungkapkan, Ahmadsyah merupakan korban ketujuh yang berhasil diselamatkan yang mencoba bunuh diri. Sebelumnya, ada 6 pengungsi yang melakukan hal yang sama.
"Ini bukan orang pertama yang mau membakar diri sudah 14 orang bunuh diri, 6 orang sudah kita selamatkan termasuk ini orang yang ketujuh kita selamatkan," kata Juma.
Juma menjelaskan, mereka sebagai pengungsi Afghanistan mencari suaka, sudah berada di Indonesia, khusus di Kota Medan selama 10 tahun. Namun, belum ada kejelasan para pengungsi untuk diberangkatkan ke negara ketiga.
Untuk mencari hak, para pengungsi Afghanistan ini menggelar aksi di depan gedung Forum Nine lebih kurang 30 hari belakang ini. Mereka membangun tenda dan tidur di depan gedung tersebut.
Selama mereka menggelar aksi, Juma mengatakan belum ada respon disampaikan UNHCR kepada para pengungsi Afghanistan itu.
Seperti diketahui, UNHCR adalah Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi yang bermarkas di Jenewa, Swiss. Pembentukan UNHCR bertujuan untuk melindungi dan memberikan bantuan kepada pengungsi berdasarkan permintaan sebuah pemerintahan atau PBB, kemudian untuk mendampingi para pengungsi tersebut dalam proses pemindahan tempat menetap mereka ke tempat yang baru.