Kamis, 18 Agu 2022 11:17
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Setelah 20 hari dimakamkan, Jenazah Alm Siswa SD di Binjai yang diduga tewas dikeroyok teman sekolahnya diautopsi

Setelah 20 hari dimakamkan, Jenazah Alm Siswa SD di Binjai yang diduga tewas dikeroyok teman sekolahnya diautopsi

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Rabu, 15 Jun 2022 11:45
Istimewa
Aparat kepolisian mengamankan kuburan almarhum siswa SD di Binjai, Rabu (15/6)
Ratusan masyarakat memadati tempat pemakaman umum yang berada di Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, tepatnya di samping timbangan Dishub Binjai, Rabu (15/6). 

Ramainya masyarakat di lokasi pemakaman umum tersebut bukan untuk memakamkan warga atau saudaranya, melainkan guna melihat pembongkaran makam salah seorang siswa Kelas V SD Negeri 023971 Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Muhammad Ichsan Aminty (11) yang meninggal dunia karena diduga dikeroyok oleh teman temannya di Sekolah. 

Pantauan awak media di lokasi, tim forensik dari Polda Sumut, mulai melakukan pembongkaran makam Siswa Kelas V SD Negeri 023971 tersebut yang berada di Lingkungan VI Kelurahan Payaroba, sekira Pukul 10.00 Wib. 

Petugas Kepolisian dari Polres Binjai dan Polsek Binjai Barat, juga tampak berada di lokasi guna mengamankan lokasi. Tidak hanya itu, garis "Police line" juga dipasang oleh petugas Kepolisian.

"Benar, pembongkaran ini untuk kepentingan ekshumasi dan outopsi," ungkap Kapolsek Binjai Barat, AKP Siswanto Ginting, saat dikonfirmasi awak media. 

Sementara itu, Kepala lingkungan VI Kelurahan Payaroba Muslih Hasibuan, mengatakan, almarhum Muhammad Ichsan Aminty, sudah 20 hari dimakamkan di TPU tersebut. 

"Sudah 20 hari dimakamkan disini. Korban merupakan anak yatim. Dari kecil bapak kandungnya sudah meninggal dan ibunya menikah lagi. Jadi korban tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya," ungkap Muslih Hasibuan, seraya mengatakan bahwa jasad korban baru saja diangkat. 

Diketahui, keluarga Muhammad Ichan Aminty, siswa Kelas V SD Negeri 023971 Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, yang meninggal dunia pada Selasa (24/5) lalu karena diduga memgalami kekerasan dari teman temannya di Sekolah, meminta Polres Binjai, agar segera menindaklanjuti laporan mereka serta menghukum orang orang yang ikut terlibat menganiaya korban jika terbukti bersalah. 

Hal itu dikatakan Meini Mustika, yang merupakan Tante korban (adik kandung ibu korban) saat menemani orangtua korban membuat laporan ke Mapolres Binjai, Kamis (9/6) sore. 

"Sebagai bunda (tante-red) korban, saya berharap kepada pihak kepolisian agar segera menindaklanjuti laporan kami dan diusut hingga tuntas," ucapnya saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Binjai. 

Wanita berhijab ini juga mengakui jika postingan di media sosial Facebook @Sabty Machan, adalah akun miliknya. "Saya tidak takut memposting itu di medsos karena kami merasa benar dan bahkan saya melihat langsung adanya kejanggalan di tubuh korban," ungkap Meini Mustika.

Tidak hanya itu, sebagai keluarga korban, Meini Mustika juga berharap agar kasus kematian keponakannya tersebut bisa segera terungkap. 

"Kalau memang keponakan saya meninggal karena dianiaya kawan kawannya, kami tentunya berharap ada keadilan buat keluarga kami, sebab nyawa tidak akan tergantikan dengan apapun," tutur Meini Mustika sembari terus menangis.
iklan HUT RI 77 Wali dan Wakil Wali Kota Medan
Editor: Herda

T#g:anak BinjaiAnak SekolahAniaya anakEkshumasi
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Agu 2022 21:20

    Kasus Kekerasan pada Anak di Indonesia Masih Tinggi

    Anggota DPR RI Fraksi Nasdem asal Daerah Pemilihan Sumatera Utara II, Delmeria Sikumbang, mengajak masyarakat peduli terhadap persoalan kekerasan yang menimpa anak.“Kalau ada di sekitar lingkung

  • Selasa, 09 Agu 2022 15:39

    Sadis! Siswa SD di Deli Serdang dibunuh Paman didepan guru dan teman sekolah

    Siswa kelas VI SD berinisial SRB (10) tewas ditikam pamannya sendiri di ruang kelas Yayasan Baiti Jannati di Jalan Murai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Aksi pembunuhan

  • Sabtu, 06 Agu 2022 15:06

    Bobby Nasution Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Pastikan Anak-anak Terlindungi

    Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengajak seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) memastikan anak-anak benar-benar terlindungi dan kekerasan terhadap anak dapat ditekan terus sehingga bisa menjadika

  • Rabu, 03 Agu 2022 17:43

    Pertama di Sumut, Pelajar Kota Binjai Diajar Cerdas Mengelola Keuangan Sejak Dini

    Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama Bank Indonesia, Bank Sumut, Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Literasi Keuangan Kot

  • Rabu, 27 Jul 2022 16:37

    Tim Gabungan Gelar Razia Kasih Sayang di Binjai, Sejumlah Pelajar Bolos Sekolah Terjaring

    Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial Kota Binjai, Satpol PP Binjai, Kodim 0203/LKT dan dan Polres Binjai, menggelar "Operasi Kasih Sayang" di beberapa tempat yang ada di Kota Binjai, Rabu (27/7

  • Rabu, 27 Jul 2022 10:17

    Tangis Keluarga Saat Makam Brigadir J Dibongkar: Pak Presiden Tolong Kami

    Makam Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J mulai dibongkar, Rabu (27/7) pagi ini. Proses pengangkatan jenazah atau ekshumasi itu diiringi isak tangis keluarga.Puluhan orang terlihat mengerumuni

  • Sabtu, 23 Jul 2022 21:53

    Jokowi: Tanggung jawab kita semua agar bullying anak tak terjadi lagi

    Presiden Jokowi menyinggung soal kekerasan pada anak dalam pidato Hari Anak Nasional yang digelar di Istana Bogor. Ia menyebut, pencegahan kekerasan pada anak adalah tanggung jawab banyak pihak."Ini a

  • Minggu, 17 Jul 2022 17:37

    Ngadu’ ke Jokowi: Guru kami jarang ke sekolah

    'Beberapa siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), mengadu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena guru sekolahnya jarang masuk mengajar.Mereka menuntut pendidikan l

  • Jumat, 15 Jul 2022 21:05

    PPS Kena Keroyok, HMI Minta Kepala Sekolah SMP Dicopot

    PPS (13), diduga mendapat perbuatan perundungan atau bully antarsiswa yang terjadi di lingkungan sekolah SMP Negeri 4 Sibolga, pada Senin (11/7/2022) kemarin. Akibat kejadian itu, siswa yang mengenyam

  • Jumat, 15 Jul 2022 07:45

    Keberadaan TPS Sampah Membuat Resah, Yayasan Sekolah PPR Surati Pemkab Labuhanbatu

    Yayasan Sekolah Perguruan Panglima Polem Rantauprapat (YPPR) menyampaikan keluhan kepada Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu sehubungan dengan keberadaan tempat penampungan sementara/TPS sampah yang te

  • Komentar Pembaca
    iklan pemko Medan sd 23 Agustus 2022

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak