Sabtu, 26 Nov 2022 19:02
  • Home
  • Hukum & Keamanan
  • Siswa Mts/MA Raushan Binjai tewas terseret arus ombak di pantai Lampuuk Aceh Besar

Siswa Mts/MA Raushan Binjai tewas terseret arus ombak di pantai Lampuuk Aceh Besar

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Kamis, 19 Mei 2022 12:49
Istimewa
Rumah salah seorang korban (Ibnu Rusyadi)
Topan Fariadi (42) orangtua dari Ibnu Rusyadi (18) warga Tanjung Jati, Gang Mesjid, hanya bisa pasrah sembari meneteskan airmata setelah mendapat kabar jika anaknya yang mengenyam pendidikan di Sekolah Raushan Fikri Islamic School (Mts/MA Raushan) Kota Binjai, meninggal dunia karena terseret arus ombak saat sedang liburan bersama teman temannya dan para dewan guru di Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (18/5) sore, sekira Pukul 15.45 Wib. 

Tidak hanya Ibnu Rusyadi, 2 orang rekannya yang diketahui bernama Ahmad Fariza (15) warga Paya Jambo Binjai, serta Dzaki Alkhair (14) warga Jalan Jawa, Lingkungan IV, Kelurahan Damai, Kecamatan Binjai Utara, juga meninggal dunia karena menjadi korban derasnya ombak Pantai Lampuuk. 

Beruntung, seorang rekan korban yang diketahui bernama Fatih Rasyid Hanafi Ginting (15) warga Kelurahan Sumber Karya, Binjai, dikabarkan selamat. 

"Benar bang, pagi tadi sekitar jam 08.30 Wib, jenazah korban tiba dirumah duka," ungkap Indra, salah seorang tetangga korban (Ibnu Rusyadi-red) saat melayat dirumah duka, Kamis (19/5) pagi. 

Sementara Ibu Ibnu Rusyadi yang bernama Dani, hanya bisa terlihat pasrah dan terus menangis saat awak media mencoba mendatangi rumah duka. 

"Korban bersama teman temannya dan juga para guru, semalam memang liburan di Pantai Lampuuk. Gak nyangka ternyata dapat kabar meninggal dunia," ungkap salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya saat sedang melayat dirumah korban. 

Menurut informasi yang berhasil dirangkum awak media, kejadian berawal pada Rabu (18/5) sore, sekira Pukul 15.00 Wib, sebanyak 3 unit Bus dari MTs/MA Raushin Binjai, tiba di Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kecamatan Aceh Besar, dengan membawa rombongan dewan guru dan pelajar yang berjumlah sekitar 130 orang. 

Usai rombongan turun dari Bus, para dewan guru beserta murid terlebih dahulu memesan makanan dan minuman pada salah satu Cafe yang ada di Pantai Lampuuk. Selanjutnya, para pelajar yang berjumlah kurang lebih 40 orang, berikut dewan guru, melakukan kegiatan mandi di Pantai.

Namun sebelum mandi mandi di Pantai, pemilik Cafe yang diketahui Ansrullah, mencoba mengingatkan kepada salah seorang dewan guru pengawas yang bernama Surya Darma, agar tidak mandi di Pantai (Jangan terlalu ketengah). 

"Boleh mandi, tapi dipinggir saja. Karena ombak sedang tidak bersahabat," ungkap pemilik Cafe kepada siswa dan para dewan guru. 

Tidak berselang lama, atau sekira 20 menit para pelajar mandi di Pantai Lampuuk, salah seorang korban yang selamat (Fatih Rasyid Hanafi Ginting) meminta tolong dengan melambaikan tangannya karena dia terseret arus ombak ketengah. 

Melihat rekannya meminta tolong, ketiga korban (meninggal dunia) langsung berusaha menyelamatkan kawannya dengan berenang kearah korban untuk memberikan pertolongan.

Naas, ketiga korban yang berusaha akan menyelamatkan rekannya tersebut malah ikut terseret arus ombak dan tenggelam.

Tidak lama kemudian, datang seorang warga dengan menggunakan Boat, melakukan pertolongan kepada 4 orang korban yang tenggelam untuk diselamatkan dan dibawa ke darat.

Setibanya di darat, keempat korban langsung dibawa ke Puskesmas Lhoknga. Namun menurut pihak medis, nyawa ketiga korban tidak dapat diselamatkan dan hanya 1 orang yang selamat dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Meuraxa, Banda Aceh. 
Editor: Herda

T#g:Aceh Besartewasanak BinjaiPantai
Berita Terkait
  • Rabu, 23 Nov 2022 22:33

    Ini kronologis tewasnya warga Deliserdang di Langkat, berawal masalah sepele

    Teka teki penyebab kematian Kartonodi Surbakti (KS) warga Dusun IV Perpanden, Simpang Rambung, Desa Berdikari, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, yang terjadi pada Senin (21/11) sore sekira Pukul 18.00 Wib tersebut akhirnya sudah terjawab.

  • Selasa, 22 Nov 2022 18:32

    Geger... Mayat wanita tanpa busana dibungkus karung goni di sungai Amplas

    Masyarakat digegerkan dengan penemuan mayat wanita tanpa busana terbungkus karung goni beras di semak-semak pinggir Sungai.

  • Jumat, 18 Nov 2022 13:18

    Lakalantas di lampu merah KM 19 Binjai, penumpang sepeda motor tewas ditabrak truk

    Adapun lakalantas yang terjadi di perempatan yang dilengkapi dengan traffic light tersebut terjadi antara Sepeda Motor jenis Honda Supra X, nopol BK 6617 RX yang dikendarai oleh Purnomo (40) warga Ja

  • Kamis, 17 Nov 2022 17:47

    Walikota Buka Binjai Job Fair 2022, Harapkan Bisa Kurangi Angka Pengangguran

    Pemerintah Kota Binjai berharap dengan jumlah formasi lowongan kerja yang begitu banyak, kiranya bisa terisi semua sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan sekaligus mengurangi angka pengangguran di kota Binjai.

  • Rabu, 16 Nov 2022 10:16

    Polres Humbahas Pantau Psikologis Anak Dari Korban Mutilasi

    Pasca HM ditetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan, Polres Humbahas melalui Unit V PPA Sat Reskrim Polres Humbahas terus memantau kondisi anak yang ibunya tewas dibunuh ayah kandungnya sendiri.

  • Komentar Pembaca

    Tentang Kami   Pedoman Media Siber   Disclaimer   Iklan   Karir   Kontak

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com
    PT. Oberlin Media Utama