Sub Denpom l/5-2 Binjai dan Satlantas Polres Razia Knalpot Blong, 27 Pengendara Terjaring
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Minggu, 24 Jul 2022 16:44
Istimewa
Pelaksanaan razia knalpot blong di Binjai, Sabtu (24/7)
Razia terhadap pengendara Sepeda Motor yang menggunakan knalpot blong kembali dilakukan Petugas gabungan dari Polres Binjai serta Sub Denpom l/5-2 Binjai, Sabtu (23/7) malam.
Dua lokasi terpisah menjadi tujuan dalam razia yang dilakukan petugas gabungan pada malam hari tersebut, yaitu di Lapangan Merdeka Binjai dan Bundaran Taman Remaja.
Menurut Kasat Lantas Polres Binjai, AKP Binsar Naibaho, penertiban atau razia terhadap pengendara yang menggunakan knalpot Blong dilakukan atas masukan masyarakat yang resah karena suaranya yang mengganggu ketentraman dan ketertiban.
Karenanya, lanjut AKP Binsar Naibaho, Polres Binjai menggandeng Polisi Militer dari unsur TNI dalam melakukan penertiban dan razia tersebut.
"Total personel gabungan yang melakukan razia di dua lokasi terpisah ini ada 45 orang," kata AKP Naibaho, Minggu (24/7).
Adapun hasil dari penertiban ini, sambung Kasat Lantas Polres Binjai, sebanyak 27 unit pengendara ikut terjaring. Mereka beserta unit kendaraannya dibawa ke Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Binjai.
"Di kantor, kami minta mereka untuk melengkapi surat kendaraan dan mengganti knalpot yang standar. Setelah diganti, maka knalpot blongnya kami tahan," tegasnya.
Dari 27 unit Sepeda Motor yang ikut terjaring, tegas Perwira Pertama Polisi ini, sebanyak 17 unit bersedia mengganti knalpot blongnya dengan standar. "Sisanya 10 unit lagi masih kami tahan karena belum mengganti knalpot blongnya," sambung Kasat Lantas.
Kepada mereka yang belum mengganti knalpot blong, Kasat Lantas Polres Binjai menegaskan bahwa pihaknya memberi kesempatan hingga hari Senin (25/7).
"Saat di Kantor Satlantas Polres Binjai, kami memberi himbauan dan pembinaan kepada pengendara yang menggunakan knalpot blong agar tidak lagi menggunakannya. Bahkan mereka juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi atau menggunakan knalpot blong tersebut," ungkap AKP Naibaho, sembari menambahkan bahwa kegiatan tersebut berjalan lancar, tertib dan kondusif, dan masyarakat yang melihat juga memberi respon positif atas penertiban tersebut.
Sebelumnya, petugas gabungan juga melakukan penertiban pada Minggu (17/7) lalu. Penertiban knalpot Blong dilakukan karena mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat atas suara bisingnya.