Selasa, 18 Jun 2024 15:50
busana muslimah

Tim Gabungan Gerebek Barak Narkoba di Tanjung Pamah

Deli Serdang (utamanews.com)

Oleh: Ahmad Aqil

Kamis, 14 Sep 2023 20:14

Istimewa
Barak narkoba yang dibakar
flash sale baju bayi
Tim gabungan yang terdiri dari personil Polisi Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara, TNI, Polisi Militer, serta Satpol PP Deli Serdang, menggerebek lokasi barak narkoba yang berada di Jalan Sei Petani, Dusun Tanjung Pamah, Desa Namo Rube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (13/9) sore. 

Penggerebekan yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Patroli Skala besar, yang bertujuan untuk menciptakan dan memelihara situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Namun, penggerebekan yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut banyak disesalkan oleh masyarakat. Sebab, tidak ada aktifitas apa pun dilokasi yang setiap saat selalu dipadati oleh para penikmat narkotika jenis Sabu Sabu tersebut. 
Masyarakat pun menduga penggerebekan itu Sudan bocor. Selain kosong, dilokasi tersebut menurut warga juga tidak ditemukan adanya mesin judi jenis jackport dan tembak ikan yang biasanya berada ditempat itu. 

Salah seorang yang ikut menyoroti penggerebekan tersebut adalah Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah. Menurutnya, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh tim gabungan tersebut dinilai tidak serius. 

"Menurut kami, penggerebekan barak barak narkoba di Tanjung Pamah yang dilakukan kemarin, terkesan hanya ecek ecek aja. Kenapa saya katakan demikian?! Kita ketahui selama ini barak tersebut selalu ramai dan bebas menjual narkoba sekaligus menkomsumsinya. Tapi pada saat digerebek kok bisa sampai kosong melompong seperti itu. Satu orang pun dari mereka (pengedar dan pemakai narkoba) tidak ada disitu. Ada apa ini," ungkap Sanni Abdul Fattah dengan nada kesal saat dikonfirmasi awak media, Kamis (14/9).

Dengan kosongnya barak barak narkoba yang ada di Tanjung Pamah, sambung Sanni, kini banyak masyarakat yang mengatakan bahwa penggerebekan ini seperti "lawak lawak saja.

"Begitulah yang kami dengar dari suara suara masyarakat. Apalagi menurut hemat kami kosong melompongnya barak barak itu selalu terjadi pada saat dilakukan penggerebekan. Hal itu jelas jelas menunjukkan bahwa penggerebekan yang dilakukan itu selalu bocor dan akan terus bocor," bebernya. 

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai tersebut juga menegaskan, dengan tidak adanya aktifitas di barak barak yang digerebek tersebut, hal itu menunjukkan adanya dugaan oknum aparat penegak hukum yang sebelumnya membocorkan informasi. 

"Itu tentunya memunculkan dugaan bahwa yang membocorkan tersebut dari pihak internal aparat penegak hukum itu sendiri. Jika itu terbukti, jelas ini namanya adalah Pengkhianat. Selama ini kami juga mensinyalir masih banyak pengkhianat dari pihak aparat penegak hukum itu sendiri. Maka seharusnya para pengkhianat itulah yang harus dibersihkan dan dibasmi terlebih dahulu," ucap Sanni Abdul Fattah. 

Pun begitu, Sanni Abdul Fattah juga memberikan apresiasi kepada Kepala BNN, yang memerintahkan aparat penegak hukum untuk memberantas segala bentuk kejahatan, terutama kejahatan narkotika di Provinsi Sumatera Utara. 

"Untuk itu kami meminta agar aparat penegak hukum segera membasmi peredaran narkoba yang ada di Sumatera Utara, khususnya yang berada di Kota Medan, Binjai, Langkat dan Kabupaten Deli Serdang,' ujar Sanni, sembari menambahkan bahwa tempat yang paling tepat untuk dibasmi tersebut adalah barak barak tempat mengkonsumsi narkobanya. 

Bukan hanya barak barak narkoba yang berada di Jalan Sei Petani, Tanjung Pamah, Kecamatan Kutalimbaru itu saja, tokoh masyarakat Sumut ini juga berharap kepada aparat penegak hukum memberantas barak barak narkoba secara keseluruhan tanpa tebang pilih. 

"Dimanapun barak itu berada tanpa kecuali, dan siapapun pelakunya harus ditangkap dan dihukum seberat beratnya. Sebab lokasi itu yang berpotensi besar menimbulkan kejahatan maupun bentuk kriminalitas lainnya," kata Sanni Abdul Fattah. 

Terkait masalah penangkapan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum juga ikut dikomentari oleh Ketua GNPF Ulama Kota Binjai tersebut. 

"Sdah jamak di masyarakat bahwa selama ini yang ditangkap hanya pemain pemain kecil saja, sementara para bandar apalagi bandar besarnya, bebas melenggang seperti tidak ada masalah. Untuk itu, kami akan melihat keseriusan kerja aparat penegak hukum, apakah benar benar serius atau seperti anggapan pesimis masyarakat," demikian tutup Sanni Abdul Fattah. 

Diketahui, dari video yang banyak beredar, barak barak narkoba yang sudah tidak berpenghuni itu dihancurkan oleh tim gabungan dengan menggunakan alat berat. Usai dirobohkan, puing puing tersebut selanjutnya dibakar.
Editor: Herda

T#g:Tanjung Pamah
glazed
Berita Terkait
  • Rabu, 15 Nov 2023 21:05

    Diskotik Key Garden Akhirnya Disegel

    Tempat hiburan malam yang beralamat di Dusun VII Tanjung Pamah, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, yaitu diskotik Key Garden, akhirnya disegel oleh instansi terkait, Rabu (18/11). Dis

  • Selasa, 16 Mei 2023 14:16

    Foto Samsul Tarigan Disebar Polisi

    Polrestabes Medan telah mengambil tindakan untuk menangkap Samsul Tarigan, seorang tersangka penganiayaan polisi saat operasi penggerebekan lapak judi di Deli Serdang.Langkah-langkah yang diambil term


Bonnet Sleeping Double Sensyne Extendable Wireless Compatible Android Children Camcorder Silicone JBL Tune 510BT Ear Headphones
girl underwear 1 girl underwear 2 girl underwear 3 girl underwear 4
tiktok rss yt ig fb twitter

Tentang Kami    Pedoman Media Siber    Disclaimer    Iklan    Karir    Kontak

Copyright © 2013 - 2024 utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

⬆️