Kamis, 23 Apr 2026

Hoaks dan politik uang akan makin parah di Pemilu 2024

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Dito Minggu, 30 Okt 2022 12:30
Bawaslu RI
 Net

Bawaslu RI

Penyelenggaraan pesta demokrasi 2024 yang akan datang masih akan diwarnai dengan berita bohong alias hoaks dan politik uang. Bahkan Bawaslu memprediksi eskalasinya akan meningkat, khususnya di gelaran Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilu Presiden (Pilres), dan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024 nanti.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty menyebut, tren penyebaran berita bohong atau hoaks yang cenderung meningkat tersebut harus dicegah dengan pengelolaan data dan informasi yang bagus, karena pesta demokrasi Tahun 2024 nanti, akan didominasi pemilih muda.
"Pemilih pemula di pesta demokrasi Tahun 2024 nanti, bisa menembus 60 persen. Jadi, jika hoaks tidak dikelola dengan baik, hal tersebut akan menjadi ancaman dalam penyelenggaraan pemilu,” kata Lolly kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Selain itu, sambung dia, pihaknya juga telah memprediksi jenis-jenis pelanggaran yang diprediksi masih terjadi di Pemilu 2024 nanti. Di antaranya, urai dia, berlangsungnya praktik haram politik uang jelang hari pencoblosan di seluruh kontestasi demokrasi mendatang.
“Politik uang juga trennya tidak pernah turun. Dia akan selalu bergerak, sehingga menjadi salah satu fokus perhatian kami,” tegasnya.
Berdasarkan hasil mitigasi, ungkap Lolly, pihaknya juga mewaspadai jenis pelanggaran lain, yakni politisasi suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), serta ketidaknetralan Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri. 

Dia berharap, empat konsentrasi pencegahan tersebut bisa dihadapi bersama pemangku kepentingan, salah satunya di bawah Kejaksaan Agung.

“Bawaslu secara tegas mencegah semua pihak tidak melakukan pelanggaran. Bersama para pemangku kepentingan kita bisa saling percaya dan tahu peran masing-masing supaya bisa saling memperkuat,” jelas dia.
produk kecantikan untuk pria wanita

Ia pun meminta seluruh abdi negara membantu Bawaslu agar pelaksanaan Pemilu 2024 nanti berjalan aman dan kondusif.
“Tantangannya adalah soal independensi, netralitas, dan integritas. Salah satu cara memastikan demokrasi ke depan sehat, kolaborasi ini yang harus didorong termasuk dengan kejaksaan,” pungkasnya.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️