Trimedya Panjaitan, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) berpesan agar kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak membebani para kandidat kepala daerah yang akan bertarung.
"Kader jangan membebani calon kepala daerah, sebab bisa jadi nanti ketika terpilih, mereka terpaksa akan memainkan APBD, kena KPK," ujar Trimedya Panjaitan saat membuka Rakerda Diperluas PDI Perjuangan Provinsi Sumut, di hotel Danau Toba Internasional, jalan Imam Bonjol Medan, Sabtu (9/9).
Namun sebelumnya, kepada tokoh yang ingin maju bertarung, Trimedya meminta untuk mengukur kemampuannya.
"Saya akan tanyakan kepada calon kepala daerah berapa uang yang dimiliki, kalau tidak punya modal ya tidak usah maju," tegasnya.
Kata Trimedya, ada tiga syarat yang dibutuhkan untuk maju menjadi pimpinan, yakni elektabilitas, popularitas dan isi tas. Ketiganya sangat diperlukan untuk memutar mesin partai.
"Kalau tidak ada ke laut aja," katanya disambut dengan tepung tangan peserta Rakerda.
Dalam Rakerda Diperluas ini, Soetarto, Sekretaris DPD PDIP Sumut memperkenalkan sejumlah kandidat bakal calon Gubernur Sumut, antara lain Ade Sandrawati Purba dan Lumban Tobing. Hadir juga Ranjiman Tarigan yang mengaku mewakili Letjen TNI Edy Rahmayadi.
Pada kegiatan bertema "Bangkit Bergerak, Berjuang Bersama untuk Indonesia Raya", ini juga dilaksanakan pelantikan yang dilakukan oleh Japorman Saragih selaku Ketua DPD Sumut.