Sabtu, 02 Mei 2026

DPC GMNI Medan Sosialisasikan Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Jalanan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam Rabu, 21 Mar 2018 14:11
Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Jalanan, di Simpang Lampu Merah Jln.Gaperta Ujung Medan, Selasa (20/3).
 Dok

Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Jalanan, di Simpang Lampu Merah Jln.Gaperta Ujung Medan, Selasa (20/3).


Dalam perayaan Dies Natalis GMNI Ke 64, dan Semarak Pekan Marhaenis II, DPC GMNI Kota Medan melaksanakan Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Jalanan, di Simpang Lampu Merah Jln.Gaperta Ujung Medan, Selasa (20/3).

Acara yang dilaksanakan oleh DPC GMNI kota Medan ini mengundang antusias dari anak jalanan yang turut memeriahkan Dies Natalis GMNI Ke 64 tersebut. 
Ketua Panitia SPM II Samuel Gurusinga mengatakan, "Acara ini kami lakukan untuk dapat lebih mengetahui kondisi dari anak jalanan dan melihat langsung aktivitas kesehariaan mereka yang sering termarjinalkan oleh sistem yang ada di Negeri ini."

Ketua DPC GMNI Kota Medan Maman K. Silaban yang melakukan pembukaan acara mengatakan, "Sebagai seorang mahasiswa, pejuang, kegiatan kami ini untuk mengingatkan bahwasanya di mata Tuhan, semua orang terlihat sama, tidak ada yang lebih hebat dan lebih rendah, jadi tidak seharusnya anak-anak jalanan selalu dipandang sebelah mata"
Sebagai Narasumber dalam acara kali ini adalah Sekretaris DPC GMNI Kota Medan Syam Firdaus Jafba, mahasiswa Keguruan di Universitas Islam Sumatera Utara. 

Dalam ceramahnya, Syam mengatakan, "Di dalam Pasal 34 UUD 1945 yang berisi (1) Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.
(2)  Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.
(3) Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.
(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang. 
Seharusnya fungsi negara sangat jelas untuk anak telantar dan kaum miskin lainnya."
produk kecantikan untuk pria wanita

Dimana dijelaskan oleh Sekretaris DPC GMNI Kota Medan, negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila mempunyai cita-cita untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, seharusnya Negara Hadir dan bertanggung jawab kepada segenap Rakyat indonesia untuk mengembangkan kebijakan negara di berbagai bidang kesejahteraan serta meningkatkan kualitas pelayanan umum (public services) yang baik melalui penyediaan berbagai fasilitas yang diperlukan oleh masyarakat, haruslah dapat berjalan sesuai dengan seharusnya. 

"Namun kerap kali anak-anak jalanan, Pengamen, Pedagang Asongan, Pengemis dll., sering tidak dianggap. Maka agar anak jalanan dapat dianggap keberadaannya oleh negara, maka belajarlah, bersatulah, dan berorganisasilah," tambah Syam.

Tidak hanya itu, Syam juga menambahkan agar harkat martabat kita dipandang oleh orang lain, maka mulailah dengan melakukan hal-hal yang produktif seperti bertani, berkebun, berdagang dan lainnya.

iklan peninggi badan
Menurut Syam, pendidikan adalah tentang bagaimana menolak penindasan manusia kepada manusia. "Jadi seharusnya pendidikan kemanusiaan itu dapat dilakukan oleh pemerintah dalam agenda pendidikan formal maupun non formal," tegasnya.

Acara ini berlangsung hingga pukul 20.40 Wib dan ditutup oleh Ketua DPC GMNI Kota Medan.

Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️