Senin, 04 Jul 2022 04:55

Harga BBM di Indonesia jauh lebih murah

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Budi
Rabu, 25 Mei 2022 22:25
CNBC
Ilustrasi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan, harga BBM di Indonesia masih jauh lebih murah dibandingkan dengan negara-negara lainnya. 

Dia juga bilang, pemerintah hingga kini masih berupaya keras menahan supaya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite agar tidak naik dari angka Rp 7.650 per liter.

"Di Singapura sekarang harga BBM sudah 32.000, Jerman sudah diangka 31.000, Thailand 20.000, kita ini Pertalite masih 7.650, sekali lagi Rp 7.650. Pertamax 12.500. Yang lain (harganya) sudah jauh sekali," kata Jokowi dalam acara Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (24/5/2022). 

Jokowi menyampaikan, harga bensin di Indonesia masih relatif rendah lantaran pemerintah terus menerus menahan kenaikan. Upaya ini disebut Jokowi tidak mudah karena di saat bersamaan subsidi energi dari APBN yang harus ditanggung pemerintah jumlahnya juga semakin besar. 

"Kapan kita bisa menahan, sampai kapan kita bisa menahan ini, ini pekerjaan kita bersama-sama," ucap Jokowi.

"Sehingga saya minta kementerian/lembaga, pemerintah daerah, sekali lagi memiliki sense yang sama. Berat, menahan harga seperti itu berat," tuturnya. 

Di sektor energi, Jokowi menyebut, pemerintah juga menahan kenaikan harga gas dan listrik. Di luar itu, harga pangan juga berupaya untuk ditahan. 

Beras misalnya, di Indonesia harganya masih Rp 10.700 per kilogram. Angka ini diklaim jauh lebih murah dibandingkan negara-negara lain yang sudah naik 30-40 persen, bahkan melewati angka 60 persen. 

Lonjakan harga barang-barang ini mengakibatkan angka inflasi naik. Amerika yang kenaikan inflasinya tak pernah lebih dari 1 persen, kini berada di angka 8,3 persen. Kenaikan inflasi di Turki bahkan sudah mencapai hampir 70 persen. Berkaca dari beberapa negara, Jokowi bersyukur inflasi di Indonesia masih di angka 3,5 persen. 

"Tetapi karena kita menahan Pertalite, menahan gas, menahan listrik, begitu itu kita ikutkan ke harga perekonomian ya pasti inflasi kita akan mengikuti, naik," ucap Jokowi. 

Presiden mengatakan, situasi sulit dialami semua negara beberapa waktu belakangan. Begitu pandemi virus corona selesai, sedianya setiap negara merencanakan pemulihan ekonomi. 

Namun, ketidakpastian global terus menerus terjadi. Belum lagi, ditambah perang yang tak kunjung usai antara Rusia dan Ukraina. 

Oleh karenanya, Jokowi ingin para menteri, kepala lembaga, jajaran kepala daerah, hingga pimpinan BUMN memiliki kepekaan atau sense of crisis atas keadaan ini. Ia juga mewanti-wanti jajarannya agar memanfaatkan anggaran secara tepat. 

"APBN kita, APBD kita, anggaran yang ada di BUMN, betul-betul harus kita pegang erat agar pemanfaatannya bisa betul-betul fokus ke titik yang kita tuju. Karena uangnya gede banget, besar sekali," kata kepala negara.
Editor: Tessa

Sumber: newssetup.kontan.co.id

T#g:BBMHarga BBMPertamax
Berita Terkait
  • Kamis, 30 Jun 2022 17:00

    Mobil Tangki Pengangkut BBM ke Mandailing Natal Terguling di Tapteng

    Satu unit mobil pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina jenis solar, dengan Nomor Polisi (Nopol) BK 9526 FA. Mengalami laka tunggal di jalan Lintas Sibolga - Padangsidimpuan, Lingkungan IV, Kamp

  • Jumat, 03 Jun 2022 12:53

    Mobil Tangki Nyungsep dan Timpa Rumah Warga Sibolga

    Mobil tangki PT Pertamina Nomor Polisi (Nopol) BK 9504 SH nyungsep, sehingga menimpa rumah warga di jalan lintas Sibolga - Tarutung, Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, Prov

  • Sabtu, 28 Mei 2022 20:48

    Jokowi Curhat soal Pertalite & Pertamax: Berat, Nahan Harga Itu Berat!

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bicara soal harga bahan bakar minyak (BBM). Jokowi menyampaikan fakta harga BBM di Indonesia masih ditahan, meski harga energi dunia naik.Sementara di negara-nega

  • Kamis, 19 Mei 2022 01:19

    Bulan Lalu Menko Luhut Suarakan Kenaikan BBM dan Listrik

    Pengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tak segera menyetujui kenaikan harga Pertalite, Solar, LPG subsidi, dan tarif listrik. Meski, b

  • Rabu, 13 Apr 2022 07:33

    Polsek Padang Bolak Cek SPBU di Sihopuk Baru, Haltim Paluta

    Guna memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), personel Polsek Padang Bolak, Polres Tapanuli Selatan sumut melakukan pengecekan di SPBU 14.229.329 di Desa Sihopuk Baru, Kecamatan Halongonan Ti

  • Selasa, 12 Apr 2022 20:02

    Beda Nasib SBY dan Jokowi Saat Menaikkan Harga BBM

    Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo sama-sama menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) selama menjabat sebagai presiden. Namun, beda dengan SBY, keputusan Jokowi tidak mendapat banyak tekan

  • Minggu, 10 Apr 2022 08:10

    Wagubsu Dampingi Menteri ESDM Tinjau Pasokan BBM di Sumut

    Wagub Sumut Musa Rajekshah menyampaikan Forkopimda Sumut siap mendukung penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran.Hal ini disampaikan Ijeck, sapaan akrab M

  • Sabtu, 09 Apr 2022 16:59

    Di Sergai, Menteri ESDM Jamin Pasokan BBM Hingga Idul Fitri Cukup

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan, ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri tahun ini cukup.Hal tersebut disampaikannya saat

  • Jumat, 08 Apr 2022 19:18

    Kapolri Pastikan Stok BBM Bersubsidi Terjamin dan Tepat Sasaran

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar rapat bersama dengan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati di Mabes Polri, Jakarta Selat

  • Kamis, 07 Apr 2022 15:27

    Jokowi: Pertamax Naik, Menteri Tak Beri Penjelasan

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur menteri karena tidak memberikan penjelasan soal kenaikan harga BBM jenis Pertamax. "Pertamax, menteri juga tidak memberikan penjelasan apa-apa," ungkap Jokow

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak