Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tapanuli Utara (DPRD Taput), dalam hal ini Komisi-C dipimpin Ketua Royal P.Simanjuntak, ST bersama seluruh Anggota dewan Komisi-C, langsung turun meninjau penebangan kayu yang berlokasi di kaki bukit wisata Salib Kasih, Selasa (18/08), didampingi Sekretaris dewan (Sekwan) Rahman Situmeang dan staf.
Peninjauan ini terjadi karena adanya beberapa kali pemberitaan di UTAMANEWS tentang ekploitasi di kawasan kaki bukit wisata Salib Kasih. Dimana Anggota Dewan melalui Komisi-C menanggapi baik dan melakukan penjadwalan hari in untuk meninjau langsung ke lokasi.
Di lokasi kunjungan kerja Komisi-C, mereka melihat di lokasi eksploitasi ini pembukaan jalan yang bercabang-cabang, ratusan meter panjangnya, dan beberapa titik lokasi penebangan kayu Pinus di sekitar tempat itu. Diduga tujuan pengusaha kayu membuka jalan, untuk mengambil kayu pinus.
Ketua Komisi-C berkomentar, "Dari lokasi penebangan pinus yang kita tinjau bersama seluruh Anggota Dewan Komisi-C, Saya sebagai ketua komisi belum membuat tanggapan."
"Dalam hal ini kita perlu memperdalam dan akan mengundang kepala desa dan masyarakat yang terkait di lokasi penebangan, juga dinas Lingkungan Hidup dan KPH terkait untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) secepatnya", pungkas Royal.
Dalam kunjungan ini, ikut serta kepala KPH IV Elvin Situngkir dan stafnya walaupun di lokasi terlihat kurang berkomentar. Dengan terjalnya lokasi tersebut, anggota dewan hanya ditemani anggota polisi hutan bermarga Siahaan juga kurang memahami situasi di lapangan.
Turut pada kunjungan tersebut,ketua Lembaga Swadaya Masyarakat 'Tunggal Panaluan' Martupa Purba. Menanggapi kunjungan tersebut, ia mengapresiasi kunjungan dewan. "Kita mengapresiasikan kesigapan para Dewan ini, yang cepat menanggapi pemberitaan. Dalam hal ini, saya yang ikut ke lokasi melihat pohon dan bekas kayu Pinus yang ditebang. Dan, hal ini sangat baik untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan tentang kondisi alam dan lingkungan kedepannya", ungkapnya.