Saya minta kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, agar segera menangkap bandar maupun pelaku kejahatan narkoba yang ada di Tanjung Pamah, Desa Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, sampai ke akar akarnya.
Hal tersebut ditegaskan anggota DPRD Sumut H Zainuddin Purba SH, terkait maraknya peredaran narkoba yang tidak jauh atau hanya berjarak ratusan meter saja dari kediamannya.
"Jangan hanya membongkar dan menghancurkan barak barak narkoba yang menurut saya tidak efektif memutus peredaran narkoba di Sumatera Utara," ujar Zainuddin Purba, Minggu (28/8).
Sebab menurutnya, paska barak barak tersebut di bongkar dan dirubuhkan seperti yang terjadi pada Jumat (26/8) kemarin, mereka para bandar maupun pelaku kejahatan narkoba hingga saat ini masih terus berjualan (narkoba).
"Walau sudah dibongkar tapi mereka terus berjualan narkoba di sekitar lokasi itu, bahkan masih ramai transaksinya. Sebab barak itu tidak terlalu penting bagi mereka pengedar narkoba," ungkap legislator yang akrab disapa Pak Uda ini.
Sebagai Wakil Rakyat, Zainuddin Purba menilai hingga saat ini oknum personil Polrestabes Medan masih mempertontonkan dagelan kotor.
"Mengapa saya katakan begitu. Karena diduga ada oknum petinggi Polrestabes Medan yang melakukan kemufakatan busuk dengan membocorkan informasi akan adanya razia sehingga semua alat judi dan para penjual narkoba yang begitu banyak dan masif, tidak satupun bisa ditangkap oleh aparat Polrestabes Medan," tegas Pak Uda.
Tidak hanya menangkap para bandar maupun pelaku kejahatan narkoba, anggota Komisi E dari Fraksi Partai Golkar ini juga mempertanyakan status Diskotik Sky Garden yang sebelumnya disegel namun dibuka kembali. Untuk itu, ia meminta harus ada pemeriksaan terkait pembukaan segel dan legalitas Diskotik yang dimaksud karena disinyalir juga sebagai lokasi peredaran narkoba.
"Dulu diskotik tersebut pernah disegel tapi beroperasi kembali, jadi harus dilakukan penyelidikan karena ini sudah melanggar perbuatan hukum. Meski jika saat ini katanya sudah ada mengantongi izin, saya akan meminta dinas terkait untuk meninjau ulang," ucap Pak Uda.
Guna memberantas dan memerangi peredaran narkoba, sebelumnya anggota DPRD Sumut ini juga melakukan aksi demo tunggal di depan Mapolda Sumut, Jumat (12/8) lalu.
Dalam orasinya, Zainuddin Purba menegaskan, semenjak Kapoldasu dijabat oleh Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, peredaran narkoba semakin tinggi sehingga Sumut yang dulunya berada dalam urutan kedua peredaran narkoba di Indonesia, kini naik ke level 1.
“Narkoba pembunuh generasi, kok payah kali nutup barak gitu aja,” demikian isi spanduk yang dibawa Zainuddin.
Bahkan, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Binjai selama 2 periode tersebut dalam orasinya tersebut mengatakan, salah satu daerah yang menjadi lokasi peredaran narkoba serta diskotik ilegal itu berada di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.
“Kehadiran saya di depan Mapolda Sumut ini bukan mencari sensasi atau mencari panggung politik. Semua ini saya lakukan atas keprihatinan saya. Di sana lah (Kutalimbaru-red) pusat jaringan narkoba ini semua,” beber Zainuddin Purba saat berorasi didepan Mapolda Sumut.
Kini, H Zainuddin Purba mempertanyakan ketegasan Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, dalam memberantas narkoba. Sebab menurutnya, pasca ia menggelar aksi unjukrasa tunggal, Polda Sumatera Utara pun langsung menanggapinya.
Melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, menegaskan Polda Sumut tetap komit memberantas narkoba di Sumatera Utara.
“Komitmen Kapoldasu dalam pemberantasan narkoba tidak perlu diragukan. Narkoba adalah musuh bangsa yang harus dibasmi. Mari sama sama mencegah agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba,” tegas Kabid Humas Kombes Hadi Wahyudi menanggapi aksi demo tunggal H Zainuddin Purba.