Senin, 04 Jul 2022 03:18
  • Home
  • Ragam
  • Bahas Strategi Hadapi LCS, Kepala Bakamla RI Beri Kuliah Umum UNPAD

Bahas Strategi Hadapi LCS, Kepala Bakamla RI Beri Kuliah Umum UNPAD

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Adimsi
Kamis, 12 Mei 2022 21:02
Humas Bakamla RI
Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia memberikan kuliah umum Universitas Padjadjaran (UNPAD) kepada puluhan mahasiswa secara daring, di Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2022).

Kuliah umum ini mengangkat tema tentang “Peran Bakamla RI dalam Mengatasi Ketegangan di Perairan Indonesia Berdasarkan Hukum Laut dan Hukum Humaniter Internasional”. 

Acara dibuka oleh Kepala Departemen Hukum Interasional, Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D.

Dalam kata sambutannya Prof. Atip Latipulhayat mengatakan Indonesia tidak bisa dipisahkan dengan hukum laut, karena kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara kelautan yang memiliki tiga dimensi kewenangan, diantaranya kewenangan untuk menguasai, kewenangan untuk memerintah dan kewenangan untuk membuat Undang-Undang di bawah wilayah Itu.

Sementara itu, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia mengawali materi kuliah umum menjelaskan perkembangan situasi Laut China Selatan (LCS). Tiga kekuatan China untuk mengklaim LCS dengan memperdayakan kapal-kapal nelayan di tempat paling depan yang sudah diberikan pelatihan militer, kemudian kapal China Coast Guard dan Navy China.

Lebih lanjut dikatakan, Laut China Selatan sangat strategis sehingga menjadi incaran bagi negera-negara karena 80% kapal-kapal melewati LCS dan sebagai jalur perdagangan. Terdapat cadangan minyak dan gas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan suatu negara, dan sumber daya alam yang memiliki sumber pakan ikan yang besar.

Potensi yang luar biasa dimiliki LCS membawa dampak sengketa di Laut China Selatan. Dampak-dampak tersebut dapat terbagi menjadi dua, yaitu dampak langsung dan dampak tidak langsung. Dampak langsung sengketa ini akan banyaknya kekuatan militer negara non-claimant hadir dan meningkatnya dinamika Internasional terkait dengan LCS. Yang menjadi dampak tidak langsung adalah kegiatan ekonomi di Natuna akan terganggu, gangguan terhadap lalu lintas pelayaran, sehingga menciptakan krisis ekonomi dan energi. Kemudian Kontestasi di laut akan mendorong negara yang terlibat untuk meningkatkan kemampuan perangnya.

Kemudian, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia membeberkan strategi Bakamla RI dalam menghadapi situasi di LCS. Dikatakannya strategi menghadapi situasi di LCS dengan menghadirkan konsep kebijakan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Konsep kebijakan yang dirancang pada jangka pendek yaitu menghadirkan simbol negara dan aktivitas di Laut Natuna Utara. Sedangkan konsep kebijakan jangka panjang mencegah LCS sebagai mandala perang.

“Landasan hukum Bakamla RI melalui UU No. 32 Tahun 2014 dan P No. 13 Tahun 2022 memperkuat kehadiran Bakamla sebagai Leading Agency di laut dibantu TNI AL,” ujar Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia.

Di akhir materinya, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menyampaikan tiga point kesimpulan yaitu, 

(1) Konflik di LCS memiliki resiko tidak saja terkait hak berdaulat tetapi dapat bermuara pada kedaulatan, terutama bila ekslasi meningkat sampai dengan penggunaan senjata. 

(2) Bakamla memainkan peran penting dan sentral ditengah meningkatknya resiko kehadiran kekuatan militer asing yang dapat mendorong terjadinya ekslasi. Kehadiran Bakamla akan menunjukkan intensi terhadap penegakkan hukum tetapi tanpa ada tekanan yang dapat mendorong eskalasi. 

(3) Bakamla memiliki tugas dan fungsi yang selaras dengan Coast Guard sehingga dapat dinyatakan bahwa Bakamla adalah Indonesia Coast Guard yang memiliki tugas penegakan hukum di laut pada masa damai dan menjadi kekuatan pengganda matra laut di masa perang.

Kuliah umum dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia sebagai narasumber kuliah umum UNPAD.
Editor: Herda

T#g:Ka BakamlaUnpadKuliah umum
Berita Terkait
  • Rabu, 29 Jun 2022 21:09

    Kepala Bakamla RI Hadiri Trilateral Meeting Coast Guard di Filipina

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menghadiri pertemuan trilateral coast guard yang dihadiri oleh Philipine Coast Guard (PCG) dan Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) di Manila Filipi

  • Selasa, 28 Jun 2022 11:38

    Kepala Bakamla RI kunjungi Markas PCG di Filipina

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia melakukan kunjungan kerja ke Markas Besar Philipine Coast Guard di Manila, Filipina, Selasa (28/6/2022).Kedatangan Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia disambut hang

  • Minggu, 26 Jun 2022 05:26

    Kepala Bakamla RI Menjadi Narasumber Dalam Rakor KSP 2022

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Kantor Staf Presiden di Batam, Kemarin. Kepala Bakamla RI memaparkan tentang konsep mengelola wilayah perbat

  • Kamis, 23 Jun 2022 22:23

    Bakamla RI Terima Kunjungan Dubes RI Untuk Vietnam

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menerima dengan hangat kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Y.M. Denny Abdy. Pertemuan berlangsung di Aula Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, kemarin

  • Rabu, 22 Jun 2022 16:52

    Bakamla RI dan BNPT Tegas Bersinergi Berantas Terorisme

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Dr. Boy Rafli Amar, M.H., menandatangani Nota Kesepahaman antara Bakaml

  • Rabu, 15 Jun 2022 23:55

    Kepala Bakamla RI Hadiri Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022

    Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia hadiri Rakornas Pengawasan Intern Badan Pengawas Keuangan Pemerintah (BPKP) secara daring. Kegiatan yang turut menghadirkan Presiden RI Joko Widodo ini ber

  • Selasa, 07 Jun 2022 01:07

    Gubsu: Pejabat Adalah Pengayom dan Siap Berkorban Demi Kepentingan Organisasi

    Dalam menjalankan organisasi, seorang pimpinan harus memiliki loyalitas kepada semua tingkatan, serta siap berkorban jika diperlukan. Karena itu dalam menjalankan kerja kepemimpinan, seseorang harus l

  • Minggu, 05 Jun 2022 05:05

    Beri Kuliah Inspiratif, Rektor Universitas Pertamina Sebut Kasad Pemimpin yang Best of The Best

    Sebanyak 600 mahasiswa Universitas Pertamina mengikuti secara Daring dan Luring kuliah inspiratif bertemakan Kepemimpinan Strategis dengan narasumber Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Du

  • Jumat, 27 Mei 2022 19:17

    Jadi Pemateri di USU, Nawal Sebut Perempuan Ujung Tombak Ketahanan Keluarga

    Peran perempuan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan ketahanan keluarga. Hal itu penting, karena sebagai sistem terkecil dalam masyarakat, ketahanan keluarga menjadi salah satu faktor penentu keberhasil

  • Selasa, 24 Mei 2022 20:24

    Kepala Bakamla RI Sambut Kedatangan Atlet Indonesia SEA Games Ke-31

    Dalam kobaran semangat mengharumkan nama bangsa, para Atlet Indonesia dalam SEA Games ke-31 yang berlangsung di Hanoi, Vietnam, akhirnya pulang ke tanah air.Kedatangan para atlet tidak luput dari perh

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak