Sebelumnya Kodim 0210/TU Tapanuli Utara (Taput) melakukan penanaman Padi dan Jagung secara serentak, dan pada hari Selasa (26/7/2022) uji coba tanam kentang secara organik.
Kegiatan ini dilakukan di hamparan lahan seluas kurang lebih 1,5 Ha terletak di antara desa Sipahutar dan Desa Pagarbatu Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Kab.Taput) provinsi Sumut.
Penanaman perdana Kentang dan Jagung organik ini diikuti Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, MSi dan sejumlah jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab.Taput serta Polres Taput.
Dandim 0210/TU Letkol Inf Hari Sandra usai menanam kentang dan Jagung mengatakan, uji coba tanam Kentang dan Jagung ini murni menggunakan pupuk organik hasil racikan Kodim 0210/TU.
Lebih lanjut dijelaskan Dandim, selama ini masyarakat petani cenderung menggunakan pupuk kimia. Padahal bahan bahan untuk membuat pupuk organik ada di sekitarnya.
"Dihadapkan dengan situasi sekarang hampir di semua kabupaten, Petani kesulitan mencari pupuk. Padahal di sekililing mereka ada bahan untuk membuat pupuk organik, dan hal itu bisa dibuat sendiri" ujar Dandim 0210/TU ini.
Dan dengan uji coba ini, lanjut Dandim, dapat mempengaruhi masyarakat untuk membiasakan penggunaan pupuk organik yang bisa diracik sendiri.
"Kalau saya ajak masyarakat langsung, mungkin tidak percaya dengan apa yang sudah kita buat sendiri. Untuk mengugah cara berpikir masyarakat tersebut perlu terobosan, sebagai uji coba kalau ini berhasil pada saat panen, kita undang masyarakat. Mereka akan bertanya, menggunakan pupuk apa sih.?!!" terang Dandim.
Namun terlepas dari promosi penggunaan pupuk organik racikan Kodim 0210/TU, kegiatan ini juga dikatakan Dandim sebagai kewajiban TNI membantu Pemerintah daerah untuk mewujudkan kemandirian bibit, kemandirian Pupuk dan kedaulatan pangan.
Letkol Inf. Hari Sandra optimis berhasil dengan penggunaan pupuk organik tersebut, karena beliau sudah mempraktekkan di sekitar rumah dinasnya. Dan kedepan kegiatan itu menurutnya akan berkelanjutan.
Sementara Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, MSi mengungkapkan rasa apresiasinya dengan terobosan Kodim 0210/TU Taput dalam meracik Pupuk organik yang bisa digunakan para petani. Juga, kegiatan ini bentuk sinergitas Pemkab Taput dengan TNI dalam mendukung program lumbung pangan.
Dan kalau kemitraan ini dilakukan secara masif di seluruh Indonesia, tambah Bupati Taput, maka tidak hanya ketahan pangan yang dapat dicapai, tetapi kedaulatan pangan akan diraih.
"Tentu kita mengapresiasi apa yang dilakukan Pak Dandim, ini adalah bentuk sinergitas kita antar Pemerintah daerah dengan TNI dalam program lumbung pangan. Dan kalau kemitraan ini berlaku di seluruh indonesia secara masif, saya yakin indonesia ini bukan hanya lagi ketahanan pangan tapi sudah berdaulat di bidang pangan", ujar Bupati Taput.
Untuk itu Bupati Taput menginginkan sinergitas Pemerintah Daerah dan TNI yang berkelanjutan, dan sebagai Pemerintah akan selalu mendukung dengan fasilitas yang tersedia. Sebab selain pertahanan negara,TNI juga berperan membantu setiap program pemerintah.
"Dan kepala desa desa juga kita harapkan membuka lahan tidur, silahkan kerjasama dengan TNI", imbuh Bupati Taput.
Bupati Taput juga mengakui, pembuatan pupuk Organik oleh Kodim 0210/TU ini sebagai terobosan yang menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk tidak lagi berharap penuh menggunakan pupuk kimia dalam pertanian.