Rabu, 29 Jun 2022 19:16
  • Home
  • Ragam
  • Mamta Akan Berjuang Untuk Selamatkan Aset Negara Dari Para Mafia Tanah

Mamta Akan Berjuang Untuk Selamatkan Aset Negara Dari Para Mafia Tanah

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Darwin Marpaung
Sabtu, 15 Jan 2022 00:05
Istimewa
Irmansyah SE sedang menyusun daftar nama lokasi yang diduga aset negara dikuasai oleh pihak tertentu.
Dalam perbincangan yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif Masyarakat Anti Mafia Tanah (MAMTA Indonesia ) Irmansyah, SE mengutarakan akan berjuang menyelamatkan asset-aset masyarakat kecil dari rampokan oleh para mafia tanah. Selain itu juga pihaknya juga akan berjuang menyelamatkan aset negara dan masyarakat. 

Demikian dikatakannya kepada Media ini di Kantornya di Hotel Sofyan Betawi, Jl. Cut. Mutia No.9 Menteng Jakarta Pusat pada hari Jum’at (14/1/2022). 

‘’Hasil investigasi yang telah kita lakukan beberapa waktu terakhir ini banyak ditemukan dugaan perampokan asset-aset Negara yang dilakukan oleh sejumlah pelaku yang ingin meraup keuntungan pribadi. Dasar kita mengatakan hal itu ialah saat kita lihat status tanah dan kepemilikan tanah yang kita yakini merupakan aset Negara. Namun setelah kita dalami asset tersebut sudah beralih menjadi Hak milik perseorangan. Tentunya perbuatan ini sudah merugikan Negara dan berpotensi pidana," katanya.

Berdasarkan data yang kami kantongi, ujarnya, salah satu aset Negara yang kami duga dikuasai oleh para oknum mafia tanah beralamat di Ciputat Timur. Dan untuk mengetahui kepastiannya secara hukum kami telah melayangkan surat ke Men ATR BPN RI dan Inspektorat Kementerian untuk ditindak lanjuti’’. katanya. 

"Di lokasi yang berbeda terdapat yakni di Sumatera Utara Kota Tanjung Balai terdapat penguasaan aset negara oleh perseorangan dengan luasan yang cukup lumayan, dan hal ini, kita sudah melayangkan surat ke Kejaksaan Agung RI dan menurut kabar surat tersebut sudah di bagian intel untuk dilakukan nya penelitian kelengkapan berkas dan hal lainnya," ucap Irman.

Senada dengan Irmansyah, SE, Irwanto selaku Direktur Oprasional Masyarakat Anti Mafia Tanah Indonesia menambahkan bahwa dirinya tidak akan segan-segan mengambil tidakan-tindakan melalui jalur hukum baik secara perdata maupun pidana jika mengetahui ada dan sedang berlangsungnya perbuatan mufakat dan persengkongkolan jahat oleh oknum tertentu untuk menguasai aset Negara.

"Kita akan perjuangkan aset-aset Negara itu bang, selain memperjuangkan aset-aset Negara yang sudah dirampas oleh oknum tertentu kita juga akan memperjuangkan hak-hak tanah milik masyarakat. Sudah waktunya kita para pemuda bergerak dan bersatu untuk memerangi para mafia tanah itu’’. bebernya.

Lebih lanjut, untuk penyelesaian perampasan hak atas tanah (Mafia Tanah) Kementerian ATR/BPN RI sudah membuat juknis tentang pemberantasan mafia tanah. Tak hanya itu Pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia juga kita lihat telah melakukan nota kesepahaman antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia pada tanggal 17 Maret 2017 sesuai dengan Nomor 3/SKB/III/2017 dan Nomor B/26/III/2017 Tentang Kerjasama dibidang Agraria Pertanahan dan Tata Ruang.
Editor: Budi

T#g:mafia tanahTanjungbalai
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Jun 2022 20:04

    Edy Rahmayadi: Syech Muhammad Isya Sitorus Sangat Gigih Siarkan Agama Islam

    Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri acara Haul atau peringatan hari wafat ke-19 Allahyarham Syech H Muhammad Isya Sitorus Al-Kholidi Naqsyabandi di Rumah Suluk Babusalam, Jal

  • Selasa, 19 Apr 2022 07:19

    BIN Daerah Sumut Gelar Vaksinasi Usai Shalat Tarawih di Tanjungbalai

    Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumut menggelar vaksinasi massal bagi masyarakat seusai Sholat Tarawih di Syuhada Jl. SMA III Kel. Gading Lingkungan III Kec. Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.Kegiata

  • Selasa, 15 Mar 2022 21:25

    Lanal Tanjung Balai- Asahan Kembali Gagalkan Keberangkatan Calon PMI Ilegal

    Setelah menerima informasi dari masyarakat tentang rencana keberangkatan 23 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal, Lanal TBA (Patkamla II-1-61) dan Satgas Dispamsanal melakukan pengembangan deng

  • Selasa, 01 Mar 2022 10:01

    Di Tanjungbalai, TNI AL gagalkan keberangkatan 75 PMI Ilegal ke Malaysia

    Aparat TNI-AL Pangkalan Tanjungbalai Asahan (TBA) menggerebek gudang diduga tempat penampungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia. Sebanyak 75 orang calon PMI d

  • Kamis, 06 Jan 2022 23:56

    Kasus Pengerusakan Posko BPRPI Berujung Pengaduan di Kepolisian

    Berkali-kali Posko diserang dan dirusak yang diduga oleh OKP, akhirnya Ketua BPRPI Patumbak, Sismujiman, Kamis (6/1/2022), melaporkan kasus tersebut ke SPKT Polrestabes Medan Nomor Laporan Pengaduan L

  • Senin, 27 Des 2021 20:17

    Dua janda ini menangis karena tanah sitaan KPKNL dijual ke orang lain, diduga mafia tanah

    Tanah dalam sitaan Jaminan oleh KPKNL berdasarkan surat penyitaan nomor SPP-121/PUPNV.0201/2010 tertanggal 17 Juni 2010, bisa dijual belikan di tahun 2012 oleh mafia tanah. Akibatnya dua janda ini ter

  • Minggu, 19 Des 2021 10:19

    Ijeck Tinjau Perbaikan Jalan DI Panjaitan di Tanjungbalai

    Ijeck temu ramah bersama tokoh masyarakat Tanjungbalai, Sabtu  (18/12/2021). (Foto Dinas Kominfo Provinsi Sumut)Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumu) Musa Rajekshah melakukan temu ram

  • Kamis, 09 Des 2021 06:19

    SOMASI: Pemko Harus Tegas Tindak ASN Nakal & Indisipliner

    IlustrasiSolidaritas Masyarakat Indonesia (SOMASI) mendesak pemerintah kota untuk tegas dalam menindak oknum-oknum ASN nakal dan indisipliner yang ada di lingkungan pemerintah kota Tanjungbalai.Hal in

  • Rabu, 01 Des 2021 13:51

    Kapolsek: Encek Tanjung Balai meninggal dunia di kedai teh tangkahan ikan Tanjung Beringin

    Kapolsek Iptu T Sihombing dan warga sekitar saat memeriksa keadaan korban, Selasa (30/11/2021). IstimewaDiduga sakitnya kambuh, Lek Tulis alias Encek Tanjung Balai nama panggilan pria usia (50), ditem

  • Jumat, 26 Nov 2021 10:26

    Palas, Paluta dan Kota Tanjungbalai Masih Masuk Level 3 PPKM di Sumut

    Edy Rahmayadi didampingi Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Abdul Aziz. (Dokumen/DISKOMINFO SUMUT)Tiga daerah di Sumatera Utara (Sumut) masih masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masy

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak