Senin, 04 Jul 2022 04:45

Nawal Lubis Tekankan Pentingnya Peran Orang Tua Antisipasi Dampak Negatif Internet

Anak Rentan Jadi Korban Kekerasan Seksual

Medan (utamanews.com)
Oleh: Anji Prayoga
Kamis, 26 Mei 2022 00:26
Dinas Kominfo Provinsi Sumut/ Imam Syahputra
Nawal Lubis menjadi narasumber pada kegiatan Advokasi Pemanfaat Internet Dalam Rangka Perlindungan Perempuan dan Anak secara virtual
Dampak negatif internet terhadap anak semakin mengkhawatirkan. Tidak hanya sekadar gangguan fisik dan kesehatan, penggunaan internet yang tidak terkontrol juga dapat  mengakibatkan anak rentan menjadi korban kekerasan seksual.

Berdasarkan Sistem Data Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni-PPA) Tahun 2021 yang ada pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terdapat korban kekerasan terhadap anak sebanyak 925 orang. Kasus kekerasan terbesar adalah korban kekerasan seksual pada anak sebanyak 533 orang, yang diakibatkan berbagai faktor,  di antaranya adalah internet.

Karena itu, menurut Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis, peran orang tua sangat penting dalam upaya mencegah dampak negatif penggunaan internet terhadap anak.

"Perkembangan teknologi yang begitu pesat di mana anak-anak sudah bisa mengakses internet dengan mudahnya. Ada dampak positifnya, namun yang harus diantisipasi adalah dampak negatifnya," ucap Nawal Lubis saat menjadi narasumber webinar tentang advokasi pemanfaatan media informasi (internet) dalam rangka perlindungan anak, di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (25/5).

Hadir dalam kegiatan webinar itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela, para Kepala Dinas PPPA Kabupaten/Kota, pimpinan organisasi mayarakat pemerhati anak dan perempuan, serta lainnya secara virtual.

Menurut Nawal, untuk melindungi anak dari dampak negatif internet tersebut antara lain, orang tua perlu melakukan pendekatan dengan hati. Mendampingi anak dalam mengakses internet dan mengetahui seluruh akses jejaring sosial dan lainnya.

"Orang tua juga dapat menggunakan aplikasi ramah anak,  bisa jadi pilihan sebagai cara mendidik anak di era digital dan mendisiplinkan penggunaan smartphone. Sudah banyak pengembang perangkat lunak yang memungkinkan orangtua memasang aplikasi ramah anak atau melalui parental control," katanya.

Nawal juga mengingatkan pada orang tua agar menjadi panutan bagi anak, dengan bertindak sopan dan bijak di media sosial, karena anak-anak merupakan peniru handal. Selalu sediakan waktu untuk makan bersama, bercengkrama, dan bicara dari hati ke hati dengan bertatap muka. Mematikan televisi yang tidak ditonton juga dapat membantu untuk fokus  pada setiap anggota keluarga.

"Ketika anak mulai bisa berselancar sendiri di dunia maya, berikan peringatan pada anak agar tidak sembarangan menyebarkan hal-hal yang berbau privasi di dunia online. Hal-hal tersebut  dapat berupa foto, alamat, nomor telpon dan lainnya," katanya.

Disampaikan juga, beberapa dampak yang kerap terjadi akibat penggunaan internet pada anak antara lain, terjadinya gangguan pada fisik. Apabila berlebihan menyebabkan gangguan kesehatan mata, masalah tidur dan sulit konsentrasi, ketidakseimbangan perkembangan motorik, serta gangguan penceranaan. Juga gangguan perkembangan bahasa dan sosial, yang dapat menunda perkembangan bicara dan bahasa anak, membatasi pergaulan sosial, serta mengurangi waktu berkualitas bersama keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumut Nurlela mengatakan kegiatan ini sebagai upaya perlindungan bagi anak, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, seperti internet dan berbagai media sosial.

Menurut Nurlela, anak memiliki kecenderungan untuk "up date" dengan informasi terbaru dalam internet, ditunjukkan dengan tingginya minat mereka untuk mengeksplorasi hal-hal baru yang menarik perhatian mereka.

“Sayangnya seringkali mereka kurang berpengalaman serta kurang mampu menilai hal-hal yang baik dan hal-hal yang mungkin membahayakan mereka, maka kita perlu melakukan usaha yang cukup serius agar anak-anak kita dapat terlindungi dari segala dampak negatif dari internet. Tanpa didampingi orang dewasa dalam mengakses dunia online anak-anak sangat rentan untuk terkena dampak terpaparnya mereka terhadap pornografi, cyber bullying, cyber crime, games online serta eksploitasi seksual di dunia online,” katanya.
Editor: Herda

T#g:internetKekerasan Seksual
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jun 2022 16:08

    Pembunuhan pelajar di Komplek PT Pertamina Pangkalan Berandan, Polisi: Fajar jemput korban dari sekolah

    Fajar Sidik (19) warga Jalan By Pass, Gang Bahari, Lingkungan Alur Dua Pasar, Kelurahan Alur Dua, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, yang menjadi pelaku pemerkosaan sekaligus pembunuhan, akhirnya

  • Kamis, 09 Jun 2022 12:29

    Pria 58 tahun perkosa gadis di bawah umur

    Seorang remaja putri sebut saja Bunga umur 16 tahun di Desa Pardomuan, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) jadi korban cabul dan kekerasan hingga berulang kali yang diduga dilak

  • Kamis, 02 Jun 2022 19:02

    Jokowi Bangun Infrastruktur Digital, Menkominfo: Pengamalan Pancasila

    Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny G. Plate menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat fokus dalam membangun infrastruktur digital di Tanah Air. Dia mengatakan, Jokowi ingin sel

  • Senin, 23 Mei 2022 20:23

    Para Siswa dan Guru Berburu Jaringan Internet di Area Makorem 174/ATW

    Korem 174/ATW Merauke berikan kenyamanan dan keamanan serta pelayanan kepada masyarakat dan siswa-siswi SLTP yang ingin menggunakan jaringan internet di area Makorem 174 untuk mendaftar diri seca

  • Kamis, 12 Mei 2022 08:12

    Presiden Jokowi Resmi Teken UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meneken Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS dengan nomor perundangan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang TPKS.Salinan aturan itu diungga

  • Selasa, 29 Mar 2022 12:39

    Kerjasama Strategis EDGE DC dan APJII, Dukung Pertumbuhan Konektivitas Internet di Indonesia

    PT Ekagrata Data Gemilang (EDGE DC), perusahaan dan operator data center unggulan dalam latensi rendah dan carrier-neutral di pusat kota Jakarta, telah menandatangani kerjasama strategis dengan Asosia

  • Rabu, 05 Jan 2022 16:05

    Sambut Baik Keinginan Jokowi Percepat Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    (Dok DPR RI)Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), Willy Aditya menyambut baik keinginan Presiden Joko Widodo mempercepat pengesahan RUU TPKS.“Saat ini kita bera

  • Senin, 03 Jan 2022 22:33

    Ijeck Ingatkan Soal Keterlibatan Masyarakat Kembangkan Tangkahan - Bukitlawang

    (Diskominfo Sumut)Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah terus mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat dan seluruh instansi terkait dalam pengembangan kawasan Tangkaha

  • Kamis, 30 Des 2021 14:50

    Seorang Pekerja Kabel Internet Ditemukan Meninggal Dunia di Tanggosaratus

    Seorang buruh harian lepas bernama Ris Fadli Pohan (23) ditemukan meninggal dunia di kawasan Tanggosaratus di Jalan Siswomiharjo, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, sekira pukul 07.30 WIB,

  • Kamis, 23 Des 2021 18:58

    Pasca Sorong Janda Dari Belakang Di Areal Kebun Sawit, Oknum Satpam Milano Meringkuk Di Balik Jeruji

    Sat Reskrim Polres Labuhanbatu akhirnya menangkap dan mengamankan tersangka oknum Satpam yang melakukan perbuatan tindak Pidana pemerkosaan, menyorong seorang ibu rumah tangga (IRT) dari belakang, di

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak