Rabu, 29 Apr 2026

Disrupsi Digital, Jokowi Dorong Transformasi Industri Pers

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Asep Jumat, 11 Feb 2022 03:11
Disrupsi Digital, Jokowi Dorong Transformasi Industri PersPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, industri pers nasional mengalami tekanan dalam dua tahun terakhir imbas pandemi Covid-19.

Selain itu, industri pers juga menghadapi tantangan akibat disrupsi digital dan tekanan dari berbagai platform raksasa asing yang menggerus potensi ekonomi dan pengaruh media-media arus utama. 

Jokowi menyebut, perubahan drastis landscape persaingan media menghadirkan berbagai persaingan yang pelik. Misalnya munculnya sumber-sumber informasi alternatif, tren informasi yang semata mengejar views atau klik, banyaknya konten yang mengejar viral, masifnya informasi yang menyesatkan, bahkan adu domba sehingga menimbulkan kebingungan dan bahkan perpecahan. 

“Dalam kondisi yang penuh tekanan ini, media-media mainstream, media arus utama harus secepatnya bertransformasi. Harus semakin inovatif meningkatkan teknologi untuk mengakselerasi pertumbuhan yang sehat,” ujar Jokowi dalam Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2022, Rabu (9/2).   
Jokowi mengatakan, ekosistem industri pers harus terus ditata. Iklim kompetisi yang lebih seimbang harus terus diciptakan. Perusahaan platform asing harus ditata agar semakin baik tata kelolanya. "Kita perkuat aturan bagi hasil yang adil dan seimbang antara platform global dan lokal," ujar Jokowi. 

Jokowi menyebut, ada beberapa pilihan yang kemungkinan bisa segera diputuskan untuk memperbaiki tata kelola dan perbaikan ekosistem industri pers nasional. Hal itu agar industri pers menjadi sehat dan kuat. 

"Apakah segera mendorong UU baru atau yang kedua merevisi UU yang lama atau yang paling cepat adalah dengan Peraturan Pemerintah atau PP. Ini kami serahkan kepada PWI dan Dewan Pers agar regulasi itu segera bisa kita selesaikan. Saya akan dorong terus setelah nanti pilihannya sudah ditentukan, apakah UU baru, apakah revisi UU lama atau memakai PP," ucap Jokowi.

Jokowi menyatakan, kedaulatan informasi harus diwujudkan bersama. Industri pers harus diperkuat untuk memperkuat ekosistem industri pers nasional yang sehat. Membangun dan memperkuat platform nasional, periklanan, menciptakan platform video nasional agar tidak sepenuhnya tergantung pada platform video – video asing. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Jokowi menyebut, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk teknologi digital global. Ia mendorong secepatnya dibangun dan dikembangkan platform teknologi inovatif. Hal itu untuk membantu dan memudahkan masyarakat mendapatkan informasi yang berkualitas, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Memberikan reward yang sepadan kepada media-media arus utama yang konsisten mendedikasikan kemampuan dan sumber dayanya untuk menghasilkan karya- karya jurnalistik yang berkualitas dan mencerdaskan," tutur Jokowi.  


Editor: Tessa
Sumber: nasional.kontan.co.id

Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️