Kapolres Sergai melakukan kunjungan kerja ke Yayasan Perguruan Swasta Teladan Sei Rampah guna mempererat tali silaturahmi dan memberikan motivasi kepada para anak didik di SMA/SMK yang saat ini sedang menempuh pendidikan, Senin (7/11) pukul 10.00 Wib.
Kapolres didampingi Kasat Binmas, Kasi Humas tiba di SMA/ SMK Swasta YP Teladan yang disambut oleh Kepala Sekolah dan Kacabdisdiknas UPT Sei Rampah.
Selanjutnya Kapolres Sergai menyampaikan perkenalan diri, profil dan keluarga serta memberikan pencerahan dan motivasi kepada siswa kelas X, XI, dan XII SMA/ SMK Swasta YP Teladan Sei Rampah.
AKBP Dr Ali Machfud bersama siswa-siswi YP Teladan Sei Rampah, Senin (7/11)
Kapolres mengatakan, "Saat ini Tingkat inflasi sangat tinggi jadi kami berharap adek-adek pelajar ikut berperan membantu Pemerintah utk mengatasi hal tersebut yaitu dengan cara membeli barang - barang yang memiliki nilai produktif, yang penting - penting saja.
"Arif lah berbelanja serta menyampaikan informasi ini kepada teman, keluarga maupun masyarakat lainnya," ucapnya.
"Saat ini kita berada pada zaman Post Truth (pasca kebenaran), agar bijak dan hati - hati dalam penggunaan medsos serta tidak menelan mentah-mentah semua informasi yang belum tentu kebenarannya, supaya kita mengecek terlebih dahulu (fake chekhing) kebenarannya sehingga tidak jadi korban hoax", terangnya.
Kapolres dalam arahan, cerminan dan pandangannya kepada para Siswa-siswi menjelaskan bahwa pada saat ini Polri tidak ada melakukan penilangan secara manual selain dengan tilang elektronik/ ETLE/ Mobile ETLE.
"Jadi kami meminta agar kita semua semakin dewasa, gunakan helm standar, untuk antisipasi kecelakaan, jangan sampai impian generasi muda hancur/ hilang gara-gara kecelakaan. Kita harus patuh dan tertib lalu lintas karena adanya aturan yang mengatur dan bukan karena ada Polisi, karena peraturan adalah cerminan diri dari Negara, Hindari, jauhi dan jangan coba-coba menggunakan Narkoba karena Narkoba merusak generasi bangsa dan jika ada tertangkap maka tidak hanya anda, keluarga juga ikut susah," ungkapnya.
Dijelaskannya juga, kasus cabul dan persetubuhan anak dibawah umur dengan korban dan pelaku adalah anak dibawah umur tinggi di wilkum Polres Sergai.
"Kami menghimbau agar menghindari pergaulan bebas dan sebagai penerus bangsa harus bisa menjaga diri dengan baik dan harus lebih bagus dan lebih baik dari generasi sebelumnya. Sebagai pelajar, jangan berhenti belajar, manfaatkan waktu yang ada dengan belajar, membaca buku-buku sebanyaknya, harus kuat dan tidak boleh gampang menyerah dan harus tetap serius belajar, karena tujuan kita bersekolah supaya hati kita semakin lunak, dan semakin tinggi sekolah kita harusnya semakin santun baik kepada orang tua maupun orang yang lebih tua, karena sopan santun adalah cerminan orang berpendidikan," tambah Kapolres.
"Kita tidak tahu kita akan jadi apa kedepannya namun kita harus mempersiapkan diri kita untuk menjadi apa saja, persiapkan diri, skill, knowledge dan attitude serta kuasai ilmu dasar hidup, bahasa, matematika dan sains. Jangan khawatir dengan diri kita saat ini tetapi khawatirkan lah siapa kita kedepannya, serta rawatlah badan dan jiwa kita serta yakinlah kita, apapun kita kita harus mampu dan profesional," pungkasnya.