Rabu, 29 Jun 2022 19:29
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Komitmen Kurangi Angka Kasus Kekerasan Anak, Ijeck Sepakat Bangun Perlindungan Berbasis Desa

Komitmen Kurangi Angka Kasus Kekerasan Anak, Ijeck Sepakat Bangun Perlindungan Berbasis Desa

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tony
Rabu, 25 Mei 2022 17:45
(DISKOMINFO SUMUT)
Wagub Sumut menerima audiensi Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) tetap komitmen dalam mengurangi angka kasus kekerasan pada anak. Karena itu, Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah sepakat dengan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) untuk membangun perlindungan berbasis anak dan desa.

Hal ini disampaikan Wagub Sumut saat menerima kunjungan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait di Rumah Jabatan Wagub Sumut, Jalan Teuku Daud, Medan, Selasa (24/5).

"Upaya-upaya untuk menekan kasus kekerasan kepada anak sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun masih saja Sumut berada di delapan besar dalam jumlah kasus kekerasan terhadap anak," ujar Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.

Untuk itu, lanjut Ijeck, pihaknya mengajak teman-teman dari lembaga perlindungan anak, dinas terkait maupun kepala daerah di kabupaten/kota termasuk para orang tua membantu menurunkan jumlah kasus kekerasan terhadap anak tersebut.

"Kita pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Jadi ini harus ada kesadaran dari masyarakat khususnya keluarga. Karena kalau tidak ini akan menjadi masalah yang besar ke depan," katanya.

Bukan hanya itu, berdasarkan pengalaman Wagub saat mengelola perusahaan sawit milik keluarganya bahwa dengan membentuk play group di desa juga membantu anak-anak agar terhindar dari upaya-upaya di luar kendali orangtuanya. Bahkan jika perlu dana desa juga bisa digunakan untuk membantu pembangunan perlindungan berbasis desa tersebut.

Lebih lanjut Wagub juga mengatakan bahwa bangsa ini bangsa yang besar. Mental anak harus disiapkan dengan baik. Untuk itu ia berharap kepada seluruh orangtua untuk memberikan perhatian khusus kepada anak.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait menyambut baik komitmen Wagub Sumut untuk peduli dalam menurunkan angka kasus kekerasan kepada anak. Program-program yang berbasis pedesaan dan kekeluargaan sangat membantu  menyelesaikan kasus kekerasan terhadap anak.

"Saya kira tidak berlebihan jika di setiap desa itu ada kader-kader perlindungan anak. Seperti yang saya sampaikan tadi bagaimana membangun perlindungan anak berbasis desa atau kampung. Kemudian juga gerakan perlindungan anak berbasis komunitas," ucapnya.

Dengan gerakan itu maka kata aktivis anak tersebut dapat terminimalisir. Pak Wagub kata Arist juga sudah melakukan upaya-upaya dalam meminimalisir kasus kekerasan terhadap anak. Dan ke depannya kami meminta kepada pemerintah daerah melalui Wagub Sumut untuk ikut menguatkan masyarakat desa supaya desa itu benar-benar ramah anak.

"Ini komitmen kami dengan Pak Wagub. Mudah-mudah berjalan dengan baik. Karena dari pengalaman empirik kami dengan membangun perlindungan anak berbasis desa dan keluarga bisa mengurangi. Jangan hanya menyerahkan penegakan hukum kepada polisi," tutupnya.
Editor: Herda

T#g:Arist Merdeka SiraitKDRTKomnas PA
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jun 2022 09:02

    Nawal Lubis Ajak BMOIWI Sumut Berkontribusi Turunkan Angka KDRT

    Nawal Lubis mengajak seluruh ibu-ibu yang tergabung dalam Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) untuk berkontribusi menurunkan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Sumut.

  • Kamis, 12 Mei 2022 10:32

    Disabet Parang Saat Dini Hari, Mace Segera Diobati Satgas Yonif 126/KC

    Tim Kesehatan Satgas Yonif 126/KC Pos Somografi memberikan pertolongan medis kepada seorang warga yang mengalami luka akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suami.Hal tersebut disampaikan Dan

  • Selasa, 26 Apr 2022 10:16

    Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak Apresiasi Polda Sumut

    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI berkunjung ke Polda Sumut dalam rangka koordinasi penanganan kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta Pekerja Migran Indonesia, Senin (

  • Kamis, 24 Mar 2022 10:24

    Kuasa Hukum Debi Novita minta penyidik periksa Aipda RHR dan oknum yang mengaku wartawan

    Dedi Suheri SH, selaku kuasa hukum dari Debi Novita yang merupakan istri yang masih syah dari seorang anggota oknum Polri berpangkat Aipda berinisial RHR, meminta agar penyidik Pidana Khusus (Pidsus)

  • Minggu, 20 Mar 2022 11:50

    Rapat Kerja Wilayah Perlindungan Anak, Menuju Desa Ramah Anak Dan Perempuan Di Sumatera Utara

    Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Propinsi Sumatera Utara (Sumut) menyelenggarakan rapat kerja wilayah (Rakerwil) di kota medan, Sabtu (19-20/03/2022). Rakerwil dihadiri langsung oleh Ketua umum (Ketum)

  • Minggu, 20 Feb 2022 21:20

    Oknum Kades Pamaraian Diduga Aniaya Istri Hingga Alami Cacat Fisik Jari Tangan

    Kepala Desa Pamaraian Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Paluta berinisial PH disinyalir telah melakukan penganiayaan sampai cacat terhadap mantan istrinya sebelum bercerai.Dikutip dari kesaksian k

  • Jumat, 04 Feb 2022 08:54

    Penerimaan Tersangka Dan Barang Bukti (Tahap II) Terduga Pelaku KH (Ayah Kandung) dan RH (Ibu Tiri)

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten (Kab), Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti ( Tahap II ) perkara dugaan tindak pidana kekerasan terhadap

  • Sabtu, 25 Des 2021 11:05

    Cekik Ibu Kandung, Polsek Tanjung Beringin Ciduk Faisal

    Faisal (26) diciduk personel Unit Reskrim Polsek Tanjung Beringin dari lokasi tongkrongannya di pinggir jalan Dusun V, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kamis (23/12/2021).

  • Jumat, 10 Des 2021 17:10

    Cabuli Anak Kandungnya, Warga Dolok Masihul Diringkus Sat Reskrim Polres Sergai di Aceh

    Satuan Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagai (Sergai) akhirnya berhasil meringkus pelaku kasus pencabulan yang dilakukan oleh orang tua kandungnya sendiri."Pelaku yang diamankan berinisial H (30) wa

  • Kamis, 09 Des 2021 18:39

    RH, Anak 7 Tahun Korban KDRT di Paluta Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    Camat Hulu Siapas Abdullah Hamid Harahap SSTP, MM. melakukan pemeriksaan kesehatan RH (7) yang menjadi korban penganiayaan dan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh terduga pelaku orangtua d

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak