Senin, 08 Agu 2022 18:16
iklan pemko Medan sd 23 Agustus 2022
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Korpus BEM SI Apresiasi Kapolri Copot 25 Polisi Terkait Kasus Brigadir Yoshua

Korpus BEM SI Apresiasi Kapolri Copot 25 Polisi Terkait Kasus Brigadir Yoshua

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Jumat, 05 Agu 2022 21:05
Istimewa
Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo
Koordinator Pusat BEM SI Abdul Kholiq mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memeriksa hingga mencopot 25 polisi terkait kasus tewasnya Brigadir Yoshua Hutabarat. Dia menilai Kapolri responsif menyelesaikan persoalan ini.

"Keberadaan dan responsifitas Polri hari ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Respons yang cepat dan tanggap terhadap penyelesaian permasalahan masyarakat menjadi kunci bahwa Polri sudah berbenah ke arah PRESISI", kata Abdul kepada wartawan, Jumat (5/8/2022).

"Keterbukaan atas masukan dan kritik masyarakat atau publik semoga dapat membangun arah pembenahan Polri dalam sektor penegakan hukum dan lainnya", sambungnya.

Abdul berpandangan, dalam kasus tewasnya Brigadir Yoshua, Polri telah berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut sesuai prosedur yang ada. Meskipun, ada banyak kritik muncul dari publik di awal-awal penanganan kasus ini.

"Kami mengapresiasi atas kerja keras Polri dalam penyelesaian kasus ini meskipun banyak kritik muncul dalam proses penyelesaian kasus ini, namun dengan mutasi 25 anggota kepolisian dan proses yang mulai mencapai titik terang menjadi bukti bahwa Polri berkomitmen penuh pada tercapainya keadilan dalam setiap proses hukum yang di hadapi oleh masyarakat", ucapnya.

"Kami juga berharap bahwa ke depan langkah-langkah responsif dan progresif dari Polri tetap selalu diutamakan bukan hanya pada kasus-kasus yang muncul di publik namun juga semua kasus hukum yang dihadapi oleh masyarakat", sambungnya.

25 Personel dimutasi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menindak 25 polisi yang diduga menghambat penyidikan kasus Brigadir Yoshua Hutabarat. Semua dimutasi lewat TR 1628/VIII/KEP/2022/ 4 Agustus 2022.

"Dan malam hari ini saya akan keluarkan TR khusus untuk memutasi dan tentunya harapan saya proses penanganan tindak pidana terkait dengan meninggalnya Brigadir Yoshua ke depan akan berjalan dengan baik", ujar Sigit dalam jumpa pers.

Sigit menyampaikan ada 25 personel Polri yang diusut karena diduga tak profesional dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Selain diusut secara etik, ke-25 personel itu bisa diusut secara proses pidana.

"Jadi Tim Irsus yang dipimpin oleh Irwasum telah memeriksa sampai saat ini 25 personel dan proses masih terus berjalan, dimana 25 personel ini kita periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP. Dan juga beberapa hal yang kita anggap bahwa itu membuat proses olah TKP dan juga hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan yang tentunya kita ingin semuanya bisa berjalan dengan baik", kata Sigit.

Sigit menyampaikan 25 polisi itu terdiri dari tiga Jenderal Polisi bintang satu, lima orang Kombes, tiga orang AKBP, dua orang Kompol, tujuh orang Pama, serta lima orang dari bintara dan tamtama. Sigit menjelaskan ke-25 personel Polri itu telah menjalani pemeriksaan.

"Dari kesatuan DivPropam, Polres, dan juga ada beberapa personel dari Polda dan juga Bareskrim", pungkas Sigit.
iklan pemko Medan sd 23 Agustus 2022
Editor: Budi

T#g:Brigadir J
Berita Terkait
  • Senin, 08 Agu 2022 11:58

    Terkait Kasus Brigadir J, ILAJ Apresiasi Polri dan Sebut Kapolri Konsisten Pada PRESISI

    Institute Law And Justice (ILAJ) atau Yayasan Lembaga Hukum dan Keadilan, mengikuti bagaimana proses kasus Brigadir J berjalan hingga saat ini. ILAJ mengapresiasi kinerja Jenderal Polisi Drs. Listyo S

  • Minggu, 07 Agu 2022 11:17

    Korwil BEM SI Wilayah Sumbagut Apresiasi Langkah Tegas Kapolri

    Sejak peristiwa meninggalnya Brigadir J, banyak pihak menyoroti kejanggalan kasus tersebut karena diumumkan tiga hari setelah peristiwa terjadi. Perhatian dan kritik publik terhadap kasus ini cukup ti

  • Jumat, 05 Agu 2022 22:35

    Soal Kasus Brigadir J, HMI Sumut: Percayakan pada Kapolri

    Terkait dugaan pembunuh Brigadir J yang disinyalir merupakan salah satu ajudan Fredy Sambo, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Sumut mengajak masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya kepada Kapolri

  • Jumat, 05 Agu 2022 01:05

    Komnas HAM temui Presiden jika penyelidikan kasus Brigadir J rampung

    lKomnas HAM akan menemui langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengungkap hasil penyelidikan dan penyidikan kasus kematian Brigadir J. Hal ini dikatakan oleh Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Dama

  • Rabu, 27 Jul 2022 10:17

    Tangis Keluarga Saat Makam Brigadir J Dibongkar: Pak Presiden Tolong Kami

    Makam Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J mulai dibongkar, Rabu (27/7) pagi ini. Proses pengangkatan jenazah atau ekshumasi itu diiringi isak tangis keluarga.Puluhan orang terlihat mengerumuni

  • Senin, 25 Jul 2022 15:45

    Apresiasi Kinerja Tim Gabungan TNI-Polri Ungkap Penembakan Istri Kopda M, Kasad Berikan Penghargaan

    Ketulusan hati seorang pemimpin nampak jelas pada raut muka Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman ketika memberikan penghargaan kepada 74 personel gabungan TNI-Polri y

  • Minggu, 24 Jul 2022 18:04

    Polri tunjuk Karowabprof jadi Plh Karopaminal

    Polri telah menunjuk pelaksana harian (Plh) untuk jabatan Karopaminal Divisi Propam Polri, setelah Brigjen Hendra Kurniawan dinonaktifkan terkait kasus penembakan Brigadir J. Kepala Divisi Humas

  • Sabtu, 23 Jul 2022 22:53

    Gelar Prarekonstruksi di TKP Kasus Brigadir J, Polri Pastikan Komitmen Pembuktian Ilmiah

    Polri menggelar prarekonstruksi kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu 23 Juli 2022. Hal ini merupakan wujud komitmen aparat kep

  • Jumat, 22 Jul 2022 14:12

    Harapan Keluarga Setelah Jokowi Minta Polri Tak Tutupi Kasus Kematian Brigadir J

    Pengacara keluarga Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Johnson Panjaitan, mengungkapkan harapan keluarga setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Polri tidak menutup-nutupi penanganan ka

  • Kamis, 21 Jul 2022 19:31

    Kasus Brigadir J, Jokowi: Jangan ada yang ditutup-tutupi, Transparan

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai kasus penembakan Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo. Jokowi meminta agar kasus itu diusut tuntas."Saya kan sudah

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak