Senin, 08 Agu 2022 18:23
iklan pemko Medan sd 23 Agustus 2022
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Lapas Binjai Tunggu Laporan Resmi Baru Bisa Usulkan Sanksi Untuk SN, Kasus Dugaan Ingkar Janji Menikah

Lapas Binjai Tunggu Laporan Resmi Baru Bisa Usulkan Sanksi Untuk SN, Kasus Dugaan Ingkar Janji Menikah

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Jumat, 05 Agu 2022 12:15
Net
Lapas Binjai
Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Registrasi Lembaga Pemasyarakatan Kelas llA Binjai, Darno Nasution, membenarkan bahwa SN (oknum Lapas Binjai yang diduga telah merenggut keperawanan seorang gadis remaja) merupakan bawahannya langsung. 

Hal tersebut dikatakan Darno Nasution saat dikonfirmasi awak media terkait adanya dugaan oknum pegawai Lapas Binjai berinisial SN (24) yang telah merenggut keperawanan seorang remaja putri berinisial IN (24) warga Binjai. 

"Benar, SN merupakan bawahan saya langsung, yaitu dibagikan registrasi," ungkap Darno Nasution, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (4/8) sore, kemarin. 

Sebagai atasannya langsung, Darno juga mengaku sudah mengetahui terkait kabar anggotanya tersebut. Namun untuk jalan ceritanya, ia mengaku tidak tahu. 

"Kalau jalan cerita aslinya pastinya kita tidak tahu. Namun yang saya ketahui bahwa keluarga kedua belah pihak sudah kita mediasi. Bahkan SN dan IN kami pertemukan. Begitupun hasil dari pertemuan itu kita kembalikan lagi kepada mereka dan keluarganya," urai Kasubsi Registrasi Lapas Kelas llA Binjai ini, sembari mengatakan bahwa sepengetahuan dirinya, SN dan IN statusnya berpacaran dan bahkan sebelumnya sudah melakukan beberapa pertemuan. 

Disinggung apakah ada sanksi yang akan diberikan kepada SN jika terbukti bersalah, Darno mengaku belum bisa memberikan sanksi dikarenakan belum adanya laporan secara resmi, baik ke Lapas Binjai secara tertulis, maupun laporan dari IN kepada pihak Kepolisian.

"Sampai sekarang (laporan) belum kita terima. Perlu diketahui bahwa kami hanya atasannya langsung. Sementara yang mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi kepegawaiannya adalah Kantor Wilayah. Akan tetapi kami bisa usul terkait hukuman disiplin, namun untuk usulan itu bukan bagian saya," beber Darno Nasution saat menjawab konfirmasi dari awak media. 

Sedangkan terkait usulan tersebut, lanjut Darno Nasution, tentunya ada prosesnya. "Setau saya, nanti kami dari pihak Lapas membuat Surat Perintah Tugas untuk siapa siapa yang akan dimintai keterangan. Dari hasil tadi itulah yang akan diusulkan," ucapnya. 

Pun begitu, Darno mengakui bahwa hingga saat ini, SN masih bertugas di Lapas Binjai dan masih aktif. "Masih aktif dan masih bertugas," demikian ungkap Darno Nasution, seraya menambahkan bahwa SN bertugas di Lapas Binjai sudah sejak tahun 2017.

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis remaja berinisial IN (24) merasa tidak terima usai keperawanannya direnggut oleh seorang pria berinisial SN (24). Pasalnya, SN yang berkerja sebagai Pegawai di Lapas Klas II A BInjai yang beralamat di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat ini, sudah mengingkari janjinya untuk menikahi IN yang telah dinodainya.

Kepada awak media, IN yang didampingi kedua orangtuanya mengaku sudah melaporkan SN atas perbuatan asusila itu ke Polres Binjai. Namun laporannya tidak bisa diterima. Sebab menurut mereka, pihak kepolisian mengatakan kalau IN selaku korban sudah berusia dewasa.

"Kami sudah mencoba melapor ke Polres Binjai. Tapi tidak bisa diterima karena usianya sudah beranjak dewasa. Kami juga sudah melapor ke Kalapas Klas II A BInjai. Namun belum ada tindakan tegas dari Kalapas selaku pimpinan tempat SN bekerja," ucap orangtua korban, yang mengharapkan keadilan atas perbuatan SN yang sudah merenggut kesucian anak mereka.

Selain itu, korban juga menceritakan awal perkenalannya dengan SN. Korban mengenal SN saat dirinya duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Sudah beberapa tahun tidak bertemu, akhirnya mereka bertemu pada tahun 2021 silam dan mereka menjalin hubungan asmara.

Singkat cerita, SN membawa korban ke salah satu hotel yang ada di Kota Medan. Disana korban mengaku diberikan air mineral dalam kemasan botol.

Usai meminum air tersebut, korban mengaku pusing hingga dirinya tidak sadarkan diri. Saat itu juga SN melancarkan aksinya dengan menyetubuhi korban yang tidak sadarkan diri. 

“Saat itu saya baru keluar dari kamar mandi. Dia memberikan air mineral kepada saya, dan usai meminum air tersebut saya langsung teler. Sewaktu saya sadar, saya tidak mengenakan pakaian lagi. Saya juga mengatakan kepada dia (SN), kok bisa seperti ini, kayakmana kedepannya nanti. Waktu itu SN menjawab akan bertanggungjawab dan siap menikahi saya," ungkap IN.

Seiring berjalannya waktu, SN kerab membawa korban ke rumah kos kosannya yang berdada Perumahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota. Di Dalam kamar kos-kosan itu, korban Kembali disetubuhi hingga peristiwa yang serupa sering mereka lakukan disana. 

“Usai kejadian di hotel itu, dia sering mengajak saya ke kos kosannya. Dan setiap saya diajak kesana, dia selalu menyetubuhi saya," ujar korban, sembari meneteskan air matanya dikarenakan tidak tahan ketika dirinya harus kembali mengingat dan menceritakan perlakukan SN kepada dirinya.

Atas kejadian itu, korban menuntut janji SN yang akan segera menikahinya. Oleh SN, korban dibawa ke kampung halamannya yang berada di Pangururan, Kabupaten Toba. Disana, korban diperkenalkan dengan kedua orangtua SN. Namun kedua orang tua SN seperti tidak menyetujuhi hubungan mereka hingga akhirnya korban Kembali ke rumahnya yang ada di Kota Binjai.

Sesampainya dirumah, korban akhirnya melaporkan perbuatan SN kepada orangtuanya. Mendengar hal itu, kedua orangtua korban memanggil SN. Dihadapan orangtua korban SN mengaku siap bertanggung jawab dan menikahi korban. Tanpa adanya restu dari orang tua SN, pihak keluarga korban berencana menikahkan mereka dengan menggunakan acara adat batak.

Namun, seiring berjalannya waktu, SN berupaya untuk menghindar dengan memblokir semua nomor kontak keluarga korban. Bahkan dirinya juga menutup akses media sosial dan berpindah tempat tinggal.

Dikarenakan tidak adanya tanggungjawab dari SN selalu ASN di Lapas Klas II A Binjai. Akhirnya orangtua korban akan berupaya menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan.

Selain mencari keadilan atas kejadian yang dialami putrinya, orangtua koban juga menuntut tanggung jawab Kalapas Klas II A Binjai selaku pimpinan dimana saudara SN bekerja. Sejauh ini, pihak keluarga sudah berkoordinasi dengan dengan penasehat hukum, untuk Kembali melaporkan SN ke Polres Binjai. Pasalnya, pihak keluarga beranggapan saat pertama kali putrinya dinodai, korban dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Kami menduga saudara SN dengan sengaja memberikan minuman air mineral yang sudah dicampuri oleh sesuatu yang bisa membuat seseorang tidak sadarkan diri. Dan apabila laporan kami nantinya tetap tidak diterima, saya selaku orangtua korban akan melaporkan permasalahan ini ke Kemenkumham, jika perlu saya akan meminta kadilan kapada bapak Presidan Joko Widodo," tegas LT, orangtua korban yang kini sebagai Purnawirawan TNI.  
iklan pemko Medan sd 23 Agustus 2022
Editor: Herda

T#g:Lapas BinjaiMenikah
Berita Terkait
  • Sabtu, 06 Agu 2022 17:06

    Lapas Binjai lakukan upaya mediasi atas pemberitaan negatif yang beredar di masyarakat

    Plt. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Binjai, Sahata Marlen Situngkir, sebelumnya menanggapi dengan serius terkait berita negatif anggotanya yang beredar di masyarakat dengan membentu

  • Kamis, 04 Agu 2022 17:34

    SN, Pegawai Lapas Binjai Diduga Ambil Kesucian Seorang Gadis dan Tak Bertanggungjawab

    Seorang gadis berinisial IN (24) merasa tidak terima usai keperawanannya direnggut oleh seorang pria berinisial SN (24). Pasalnya, SN yang berkerja sebagai Pegawai di Lapas Klas II A BInjai yang beral

  • Minggu, 17 Jul 2022 21:07

    KPLP Lapas Kelas IIA Binjai Rutin Laksanakan Deteksi Dini di Blok Hunian Warga Binaan

    Guna menjaga keamanan dan Ketertiban di lingkungan Blok Hunian Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai kembali melakukan Deteksi Dini di Blok Hunian Warga Binaan, Sabtu (16/7).Di

  • Selasa, 12 Jul 2022 17:02

    Lapas Kelas llA Binjai sudah buka layanan kunjungan tatap muka WBP secara terbatas

    Surat Edaran dari Dirjen Pemasyarakatan dengan nomor SE PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022, terkait penyesuaian mekanisme layanan kunjungan secara tatap muka dan kegiatan pembinaan yang melibatkan pihak luar,

  • Sabtu, 18 Jun 2022 15:18

    Lapas Binjai Laksanakan Pemeriksaan HIV dan Deteksi Dini Gangguan Keamanan

    Bertempat di ruang kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebanyak 45 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kelas IIA Binjai, menjalani pemeriksaan Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang merupaka

  • Senin, 16 Mei 2022 15:46

    18 Narapidana Lapas Kelas IIA Binjai Terima Remisi Khusus Waisak

    Di Hari Raya Waisak 2022 yang jatuh pada hari ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai memberikan remisi bagi 18 narapidana (Napi) yang beragama Buddha, bertempat di Aula Lapas kelas IIA B

  • Rabu, 04 Mei 2022 08:04

    1165 WBP Lapas Kelas IIA Binjai Dapat Remisi Khusus Idul Fitri

    Sebanyak 1.165 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Binjai, mendapatkan Remisi Khusus (RK) atau pengurangan masa hukuman dalam rangka Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022. Pemberian Remi

  • Jumat, 22 Apr 2022 12:22

    Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-58, Lapas Binjai Lakukan Razia bersama Aparat Penegak Hukum

    Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan menjadikan sebuah momentum untuk semakin mengukuhkan komitmen dalam mencapai tujuan Pemasyarakatan. Tidak hanya itu, Hari Bakti Pemasyarakatan juga merupakan

  • Kamis, 14 Apr 2022 20:04

    Lapas Kelas llA Binjai bagi-bagi takjil berbuka puasa pada masyarakat yang melintasi jalan Gatot Subroto

    Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama di Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah/2022 Masehi saat ini, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas llA Binjai membagikan takjil secara gratis kepada masyar

  • Rabu, 13 Apr 2022 19:23

    Narapidana Lapas Kelas IIA Binjai Berkontribusi Membantu Negara Lewat Ketrampilan Kerja

    Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai, berkontribusi kepada negara dengan menyetorkan Pendapatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari hasil karya dan keterampilan kerja para warga binaa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2022 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak