Bertepatan dengan peringatan Hari AIDS se-Dunia, 1 Desember 2021, HKBP AIDS Ministry bersama Pemerintah Kabupaten Toba dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Puskesmas Tandang Buhit Balige, Rumah Sakit HKBP Balige, melaksanakan pawai untuk mengkampanyekan pencegahan HIV AIDS.
Sebelum berlangsung, dilaksanakan screening darah HIV kepada 30 penarik becak dan kepada masyarakat yang hadir.
Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Debora Purada Sinaga, bersama Praeses Distrik XI Toba Hasundutan, Pdt. Same Siahaan, Pdt. Ressort HKBP Balige, Pdt. Anthoni Manurung juga hadir dalam kegiatan tersebut dan mengikuti screnning dan tes antigen.
Peringatan Hari AIDS di kabupaten Toba ini diawali dengan doa pembuka oleh Praeses Distrik XI Toba Hasundutan, Pdt. Same Siahaan. dr. Tihar Hasibuan (ketua HKBP AIDS Ministry), dimana dalam kata sambutannya menerangkan bahwa terlaksananya kegiatan ini merupakan inisisasi dari HKBP AIDS Ministry dan bekerjasama dengan Pemkab Toba, sebagai bentuk komitemen untuk mencagah infeksi HIV baru dan kematian karena AIDS.
Diak. Berlina Sibagariang, Sekretaris eksekutif HAM, juga memaparkan bahwa sejak HKBP AIDS Ministry berdiri tahun 2003, di seluruh wilayah Tapanuli Raya telah ditemukan 936 kasus, dan saat ini ada 508 orang yang hidup dengan HIV.
Oleh karenanya ia mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah untuk semakin serius lagi melakukan pencegahan dan pengendalian HIV AIDS.
Tak lupa beliau juga mengucapkan terima kasih kepada penarik becak yang telah bersedia pawai hari ini.
Bupati Kabupaten Toba, Ir. Poltak Sitorus berharap kegiatan ini membawa hal positif bagi kabupaten Toba dan mendorong masyarakat untuk bekerjasama memutus penularan HIV.
Beliau juga mengapresiasi kegiatan kreatif yang dilakukan oleh HAM untuk menggerakkan masyarakat.
Di akhir kata sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih kepada HKBP AIDS Ministry yang menginisasi kegiatan ini.
Sementara Pdt. Debora Purada Sinaga, dalam sambutannya mengucapkan, "Ijinkan saya membuktikan kepada dunia betapa indahnya sinergitas HKBP dan Toba bekerjasama untuk ending AIDS 2030."
"Melalui kerjasama yang terlah berlangsung sejak lama hingga saat ini. HKBP sejak lama telah melakukan pelayanan ini di kabupaten Toba dan hingga kini masih konsisten di dalam pelayanan, dan kita berharap bahwa kabupaten Toba tetap berkomitmen melakukan program pencegahan dan pengendalian HIV AIDS," tuturnya.
Pawai hari ini menjadi sangat menarik, karena menggandeng 30 pengendara becak Balige, yang sehari-hari bertemu dengan masyarakat Balige.
Di Becak tersebuk, dipasangkan spanduk yang berisikan tema Hari AIDS se-Dunia, "Akhri AIDS : Cegah HIV, Akses untuk Semua dengan goal bersama dunia yaitu Ending AIDS 2030."
Dengan spanduk tersebut, 30 becak dengan satu mobil pick up berkeliling kota Balige, sambil menyerukan pencegahan HIV AIDS dan mendukung hak-hak orang yang hidup dengan HIV.
Pawai ini dibuka langsung oleh Pdt. Debora Sinaga dan Bupati kabupaten Toba, Ir. Poltak Sitorus yang juga mengenderai salah satu becak dalam pawai tersebut.
Dengan mematuhi protokol kesehatan, kegiatan pawai berjalan dengan baik sejak dari depan gedung serbaguna HKBP Balige, hingga perjalanan keliling pawai berhenti di bundaran, berjalan dengan baik.
Bupati Toba dan juga Kepala Departemen Diakonia, ikut dalam barisan pawai, bersama 30 becak dan orator yang menyuarakan kepada masyarakat agar masyarakat ikut dalam pencegahan HIV dan mendukung hak-hak orang dengan HIV.
Melalui pawai tersebut juga disuarakan bahwa HIV tidak menular melalui kontak sosial biasa, dan mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma diskriminasi kepada ODHIV (orang dengan HIV) dan keluarganya.
Tiba di bundaran, seluruh peserta pawai membagi-bagikan pita dan stiker kepada para pengendara, juga brosur.
"Melalui kegiatan ini kita berharap kiranya, masyarakat semakin memiliki kesadaran untuk pencegahan HIV AIDS, sehingga ending AIDS 2030, menujuu Three Zero, (zero infeksi HIV baru, zero kematian karena AIDS dan Zero stigma diskriminasi tercapai)", pungkas Pdt. Debora Sinaga.