Ketua LSM KPK Kota Tebingtinggi Fahmi Ismail, mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait penyesuaian harga BBM. Hal ini diungkapkan kepada wartawan saat ditemui di Kopang Jln. Soetomo Kota Tebing Tinggi, Minggu (4/9) pagi.
Menurut Fahmi, bahwa data Kemenkeu RI, pemerintah tahun ini mengalokasikan sekitar Rp502 triliun untuk subsidi energi dengan komposisi paling besar untuk BBM. Sementara, harga minyak dunia terus mengalami kenaikan dan disebut menjadi beban bagi APBN.
"Untuk itu wajar saja Pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM Subsidi, sudah tepat dan tidak terelakkan, sebagai dampak dari kenaikan harga minyak mentah dunia," katanya.
Lanjut Fahmi, bahwa penyesuaian harga BBM ini perlu dilakukan guna mengurangi beban uang negara dalam menanggung subsidi dan kompensasi.
"Hal ini tentu tidak dapat dilaksanakan oleh Pemerintah saja, diharapkan kepada masyarakat agar berlapang dada bersama-sama memahami situasi tersebut, selanjutnya bersama-sama dalam mendukung program penyesuaian BBM Subsidi demi keberlangsungan kehidupan masyarakat secara nasional," ungkap Fahmi.
Ketua LSM KPK Fahmi Ismail mengatakan sebagai upaya menjaga ketahanan energi, pihaknya mendorong Pemerintah untuk meningkatkan biaya riset demi menemukan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan.
"Demi menemukan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan," ujarnya.
Fahmi juga mengajak semua masyarakat untuk mulai terbiasa menggunakan transportasi umum untuk mengurangi penggunaan BBM.
"Mari bersama sama kita untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat dan berkalobarasi untuk mewujudkan Pulih lebih cepat bangkit lebih cepat dan indonesia lebih maju," tutup Ketua LSM KPK.