Petrasa dan Forum aktivis Dairi melakukan diskusi "Menyoal Fenomena Anak dan remaja diduga bunuh diri di Kabupaten Dairi", di Sidikalang, Sabtu (13/11/2021).
Diskusi menghadirkan 4 pemantik diskusi, yakni Veryanto Sitohang dari komnas Perempuan, Pdt Elson Lingga dari Rohaniawan, Dr. Rosramadhana M.Si Dekan Antropologi Universitas Medan serta Afrina Sri Ulina Sagala, MPsi
Sebagai moderator diskusi adalah Duat Sihombing Kepala Divisi advokasi Petrasa, dan dibuka oleh ibu Jenny Ester Solin yang juga koordinator acara.
Jenny menyampaikan bahwa latar belakang kegiatan ini didasari oleh rasa empati terhadap kondisi saat ini, dimana kita tahu dalam rentang 3 bulan ini ada 4 orang anak dan remaja di Dairi melakukan bunuh diri.
"Kita sangat prihatin sehingga kita ingin melihat apa dan mengapa dengan Fenomena ini. Kita mau tahu dari perspektif gereja, pendidik, psikologi dan juga hak asasi manusia, dan harapan kita melalui diskusi ini kita bisa menyusun sebuah konsep paper yang dapat kita diskusikan dengan pihak-pihak terkait termasuk dengan pemerintah dan pengambil kebijkan yang lain," tuturnya.
Kegiatan kemudian diisi paparan oleh para pemantik diskusi