Rekaman video percakapan diduga GAL atau salah satu eks Ketua Himpunan Mahasiswa (Hipmasi) di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sebut Polres terlibat dalam permasalahan kios bangunan baru yang ada di Pasar Sibolga Nauli.
Ironisnya, dalam rekaman video percakapan telfon via WhatsApp, berdurasi 1 Menit 59 Detik itu, menyebutkan beberapa nama (PAJAG) yang ditenggarai sebagai oknum calo dari komplotan GAL, dalam dugaan penipuan terhadap pedagang menginginkan Kios baru di Pasar Sibolga Nauli, Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Pancuran Karambil, Kecamatan Sibolga Kota, 'Kota Ikan'.
Berikut isi rekaman video percakapan yang diduga sebagai GAL atau ditenggarai salah satu eks Ketua 'Hipmasi' dengan seorang pedagang.
Diduga GAL : "Udah ku kabari tadi"
Pedagang : "Iya, soalnya udah heboh di atas tadi, di kantor pasar lantai dua, penggandengan sama pencabutan nomor sudah ribut ini di pasar, rame kali"
Ditenggarai GAL : "Kenapa ribut orang itu ?"
Pedagang : "Ya ada pula yang lari-lari nomornya sama gandengnya, pindah-pindah tempat, himpit-menghimpit"
Diduga GAL : "Bayar orang itu ?"
Pedagang : "Ya bayarlah, gak ada yang gak bayar bos, semua bayar. Itu makanya kan, kalau bisa dipastikan G dapat kios kita itu biar digandengkan langsung kan gitu"
Ditenggarai GAL : "Ok bang, Ok bang"
Pedagang : "Iya kalau bisa telepon A lah, kek mana biar ku tolong nanti melalui J nanti ke sini kan, menghadap bang A kan gitu"
Diduga GAL : "Udah ku kabari tadi memang sih bang"
Diduga GAL : "Bukan A si nya"
Ditenggarai GAL : "Polres nya gitu"
Pedagang : "Oh gitu, iya. Jadi biar bisa kita gandengkan, kalau pun dapat kali kita bersyukurlah G kan gitu. Nanti makan bersama kita kalau dapat gitu, oke ?"
Diduga GAL : " hehehe oi mak, amin, amin. Siap, siap bang, siap bang"
Pedagang : "Jadi kapan katanya? Hari ini kalau bisa ya"
Ditenggarai GAL : "Iya bang, nunggu kabar abang itu"
Pedagang : "Iya tenang sajalah, kalau dapat ini senang kali aku G. Aku pun gak lupa ngucap syukur dan terima kasih samamu kan, sama A (diduga oknum calo juga), makan bersama kita, kan gitu"
Diduga GAL : "Siap bang, aman bang"
Pedagang : "Aku tunggu info"
Diduga GAL : "Oke bang, aku kabari Abang nanti ya"
Pedagang : "Oke, siap, siap"
Diduga GAL : "Jadi bang, oke bang"
Rekaman video yang berdurasi 1 menit 59 detik itu, diperoleh Utamanews.com dari sumber terpercaya yang tidak ingin disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, sayangnya, oknum mantan Ketua 'Hipmasi' belum dapat memberikan keterangan apapun saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (19/10/2022).
Mengingat persoalan kios berada di Kota Sibolga, Utamanews.com akan melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Kota Sibolga.