Masa periode pertama kepemimpinan Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Darwin Sitompul (BADAR) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapteng berakhir tanggal 22 Mei 2022 kemarin. Banyak perubahan yang terjadi semasa keduanya memimpin, salah satunya sikap toleransi antar ummat beragama.
Hal ini diakui kader sekaligus Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumatera Utara (Sumut), Swangro Lumban Batu.
Sebagai organisasi kader pemuda Kristen yang bersifat independen, yang berakar di dalam Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara, dan tidak berafiliasi pada salah satu kekuatan sosial politik manapun, pernyataan dari Swangro Lumban Batu ini sangat objektif memberikan penilaian terkait toleransi antar ummat beragama yang dibangun BADAR di Kabupaten Tapanuli Tengah.
"BADAR menurut saya merupakan menjadi pemimpin untuk semua ummat beragama bukan pemimpin satu agama. Sikap toleransi beragama bukan hanya sekedar ucapan tetapi tindakan. Contohnya Pemkab Tapteng di bawah kepemimpinan BADAR membantu milyaran rupiah untuk gereja gereja di Kabupaten Tapanuli Tengah. Bukan satu gereja saja. Gereja HKBP, HKI, GKPI dan gereja lainnya merasakan bantuan dari Pemkab Tapteng. Setahu saya baru BADAR lah selaku Kepala Daerah yang mau membantu rumah ibadah dengan nilai milyaran", kata Swangro Lumban Batu melalui sambungan telephone saat diminta tanggapannya terkait kepemimpinan BADAR, Selasa (24/5/2022).
Soal toleransi tak perlu diragukan kepada Bapak Bakhtiar Sibarani dan Darwin Sitompul, mereka sudah tuntas.
Koloborasi kedua pemimpin ini sudah tepat mencerminkan toleransi. Bakhtiar Sibarani menjabat Bupati Tapteng adalah seorang muslim yang taat sementara Darwin Sitompul sebagai wakil Bupati merupakan seorang umat Kristen sejati dan juga menjabat Ketua DPD GAMKI Sumut. Keduanya bisa memposisikan diri saat memimpin Tapteng sahabat semua agama, ras dan antar golongan," lanjutnya.
Tak hanya mengapresiasi sikap BADAR dalam toleransi antar ummat beragama, Swangro Lumban Batu juga menilai BADAR sangat peka dengan kegiatan keagamaan dan pro rakyat kecil.
"Setahu Saya, pasangan BADAR merupakan sosok pemimpin yang lahir dari rakyat biasa, bukan orang kaya. Keduanya dilahirkan serta dibesarkan di Tapanuli Tengah. Coba kita cek kepala daerah yang lain, umumnya berlatarbelakang keluarga yang mapan alias kaya bahkan ada yang transferan, maksudnya dari luar kota setelah punya uang, pulang kampung dan mencalon jadi kepala daerah. Kalau terpilih saat habis masa jabatannya kembali ke perantauannya bukan tinggal di kota itu," jelas Swangro Lumban Batu yang juga mantan Korwil GMKI Sumut-NAD dan Dosen Wilayah dan Kota di Perguruan Tinggi Swasta di Medan ini.
Masih kata Swangro, berbeda dengan Badar yang setahu saya Badar itu lahir, dibesarkan, berusaha dan mencalon di daerahnya sendiri yaitu Tapanuli Tengah.
"Setelah terpilih mereka bangun kampungnya, nah, setelah habis masa jabatannya tanggal 22 Mei 2022 kemarin, setahu saya mereka (BADAR) tetap di Kabupaten Tapanuli Tengah dan kembali ke aktifitasnya sebagai masyarakat biasa. Ini semua karena mereka terlahir dari rakyat kecil dan jelas kepedulian mereka terhadap rakyat kecil juga tinggi," tambahnya.
"Saya selaku kader GAMKI mendoakan dan mendukung apabila Badar melanjutkan ke periode kedua. Saya juga akan mengajak kader kader GAMKI lainnya untuk memberikan dukungan penuh kepada BADAR. Kita harus berani menyampaikan sikap positif atas kepemimpinan mereka. BADAR telah berbuat di Kabupaten Tapteng," tukasnya.
Terkait GAMKI merupakan organisasi independen, Swangro Lumban Batu memiliki pandangan objektif.
GAMKI itu secara organisasi tidak berpolitik artinya independen. Tetapi kadernya tidak dilarang untuk menduduki atau masuk dalam perpolitikan.
"Terkait dengan Darwin Sitompul yang merupakan kader sekaligus Ketua GAMKI Sumut, kami jelas mendukung beliau, karena menurut pendapat saya jarang terjadi seorang yang sudah menduduki jabatan penting di politik masih mau mengurus organisasi. Nah sosok Darwin Sitompul sebelumnya menjabat Wakil Bupati Tapteng tetapi masih mau memajukan GAMKI, jelaslah kami dukung bila mereka mencalon kembali di periode selanjutnya", tutup Swangro.