Selasa, 18 Jun 2024 16:42
busana muslimah

Theo Adrianus Purba, Kalapas Kelas IIA Binjai yang Penuh Inovasi

Binjai (utamanews.com)

Oleh: Ahmad Aqil

Jumat, 26 Mei 2023 06:26

Istimewa
Theo Adrianus Purba
flash sale baju bayi
Terlahir dari pasangan M. Purba dan Ibu C. br Sembiring, kini Theo Adrianus Purba A.Md IP SH. MH, sukses meniti karirnya dan hingga saat ini dipercaya menjadi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas llA Binjai, yang beralamat di Jalan Jend Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat. 

Beberapa terobosan dan prestasi pun sudah dilakukan oleh pria kelahiran Medan, 2 Juli 1980 tersebut. Sebab menurutnya, dimana pun dirinya ditugaskan, dirinya selalu mencari teman untuk dijadikan sebagai keluarga.

Karir Theo Adrianus Purba dimulai pada tahun 2000. Kala itu, anak sulung dari 3 bersaudara ini resmi menjadi Pegawai di Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham). Ia pun untuk pertama kalinya ditugaskan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas l Medan. 

Sembari mengabdi, pria yang sangat dekat dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ini pun menimba ilmu di AKIP (Akademi Ilmu Pemasyarakatan) sekarang bernama Poltekip, hingga akhirnya lulus pada tahun 2004.

Lulus dari AKIP, selanjutnya, suami dari Ny Ulan ini pun melanjutkan pendidikannya di Universitas Panca Budi Medan. Disini, ia pun mengambil program S1 Hukum dan lulus pada tahun 2007. 

Tak sampai disitu, ayah satu orang anak yang bertugas di Rutan Kelas l Medan hingga tahun 2012 ini kembali melanjutkan program pendidikan Strata Kedua (S2) nya di Universitas Panca Budi Medan. Theo pun akhirnya lulus di tahun 2015. 

Saat ditemui awak media di ruangannya, Kamis (25/5) Theo Adrianus mengaku bahwa menjadi keluarga besar Kementerian Hukum dan HAM bukanlah sesuatu yang baru buatnya. Sebab, Kakek serta orangtuanya sebelumnya juga bertugas di Kementerian yang saat ini dipimpin oleh Yasonna H. Laoly tersebut. 

"Kebetulan dulu kakek saya juga di Kemenkumham dan pernah bertugas di Binjai. Orangtua saya pun juga bertugas di Lembaga yang sama," tutur Theo, seraya menambahkan bahwa saudara kandungnya pun saat ini tugas di Rutan Batam. 

Jabatan strategis yang pertama kali pernah diembannya saat dirinya dipercaya menjadi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyaratan (KPLP) di Rutan Labuhan Deli. 

Bukan hanya dipercaya sebagai Ka KPLP, bertugas sejak 2012 hingga 2016 di Rutan Labuhan Deli, pria yang selalu akrab dengan awak media ini juga dipercaya sebagai Kasi Pelayanan Tahanan. 

Di Rutan Labuhan Deli, Theo mengaku pernah mendapat pengalaman yang hingga saat ini tidak terlupakan. Kala itu, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, bersama Nazwa Shihab dan aparat penegak hukum lainnya, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak). 

"Saat itu saya sempat canggung juga karena beliau (Yasonna H. Laoly-red) sidak ke Rutan. Namun yang namanya tugas, harus saya laksanakan dengan sebaik baiknya," ungkap Theo, sembari mengatakan bahwa Sidak tersebut dilakukan pada tahun 2015 lalu. 

Karir Theo pun terus meningkat. Terbukti, usai dirinya berdinas di Rutan Labuhan Deli hingga 2016, di tahun yang sama pula, ia pun dipromosikan untuk menjadi Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kabanjahe. 

"Di Rutan inilah saya merasa sangat banyak mempunyai teman yang saya anggap sebagai saudara, baik itu para WBP maupun keluarganya," ujarnya. 

Dua tahun menjabat Karutan Kabanjahe, tepatnya hingga 2018, pria berpostur besar ini kembali dipromosikan menduduki jabatan strategis, yaitu menjadi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas llB Tebing Tinggi. 

Di Lapas Tebing Tinggi, pria yang mengaku mempunyai kunci hidup "Sangat menghargai WBP dan Masyarakat" ini pun membuat program-programnya. 

"Disini (Lapas Tebing Tinggi-red) kami membangun Vihara dan menara pengawas setinggi 9 meter. Bangunan itu merupakan hibah dari Yayasan Buddha Tsu Chi," beber Theo Adrianus Purba, seraya menambahkan jika dirinya menjabat Kalapas Tebing Tinggi hingga tahun 2020. 

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas l Medan pun menjadi tempat selanjutnya untuk berlabuh. Disini, Theo juga mengaku bertugas selama 2 tahun menjadi Kepala Rumah Tahanan tersebut, tepatnya dari tahun 2020 hingga 2022. 

Setelah beberapa kali dipercaya memimpin Rutan dan Lapas yang ada di Sumatera Utara, kini pria yang berjanji akan terus berbuat baik ini dipercaya menjadi Kalapas Kelas llA Binjai. Bertugas sejak November 2022 lalu, beberapa inovasi pun sudah dibuat di Lapas yang beralamat di Jalan Jend Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat ini. 

Salah satu inovasi yang dibuat oleh Theo di Lapas Kelas llA Binjai ini Stasiun Radio yang diberi nama "Suara Binjai". Stasiun Radio Nirkabel yang diperuntukkan khusus untuk internal Lapas Binjai ini sudah beroperasi sejak 5 bulan yang lalu. 

"Sudah ada sekitar 5 bulan. Untuk mengudaranya mulai pukul 08.30 Wib hingga 17.30 Wib. Radio ini saya bangun terinspirasi dari Rutan Kelas l Medan," katanya. 

Dengan adanya Stasiun Radio tersebut, Theo berharap bisa menjadi edukasi, informasi serta menjalin hubungan yang semakin erat di antara WBP. 

"WBP dipersilahkan untuk request, seperti minta lagu, berkenalan dan saling berkirim salam antar mereka dengan gratis alias free," pungkas Theo Adrianus Purba, seraya mengajak awak media untuk melihat Stasiun Radio tersebut yang ruangannya berada tepat disebelah Aula Lapas Binjai. 

Sebagai Kalapas Binjai, ia pun mempunyai impian Stasiun Radio yang dibangunnya tersebut, kedepannya dapat menjadi sarana edukasi yang dapat menghadirkan para petinggi khususnya Forkopimda Binjai, untuk dijadikan narasumber maupun hal hal positif lainnya. 

Pun begitu, Theo juga berjanji akan meneruskan program-program yang belum terselesaikan di masa kepemimpinan sebelumnya. 

Disinggung kerapnya sebuah Lapas diisukan sebagai salah satu tempat yang aman buat para bandar Narkoba untuk menjalankan bisnis haramnya, dirinya pun dengan tegas menampiknya. 

"Saya sangat mengapresiasi kebebasan untuk berpendapat dan itu sebagai bentuk demokrasi. Namun tidak ada manusia yang sempurna. Yang pasti kita terus meminimalisir masuknya barang barang terlarang. Tidak ada gading yang tak retak. Kalau ada satu titik nila, janganlah rusak susu sebelanga," kata Theo. 

Beberapa langkah atau strategi pun dibuat oleh Theo Adrianus guna meminimalisir masuknya barang barang terlarang kedalam Lapas, salah satunya terus melakukan deteksi dini secara rutin ke kamar kamar para WBP. 

"Salah satu caranya yaitu dengan melakukan rolling penjagaan yang bertugas dibagian penitipan barang setiap harinya. Kami mengakui bahwa kerja kami belum sempurna, namun kami terus berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik. Untuk itu, mari jadikan Lapas Binjai sebagai rumah bersama. Tentunya kerjasama dan sinergitas kami butuhkan," urai Theo Adrianus Purba. 

Disoal apakah para WBP yang mendekam di Lapas Binjai kesehariannya berkelompok kelompok sehingga dapat menimbulkan hal hal yang tidak diinginkan, Theo menegaskan bahwa hal itu tidak benar. 

"Disini semua Warga Binaan statusnya sama. Seluruh WBP disini dilarang membawa-bawa identitas maupun embel-embel lainnya dari luar. Untuk itu kembali lagi saya tegaskan, mari jadikan Lapas Binjai ini sebagai rumah bersama," demikian kata Theo. 

Diakhir ucapannya, Theo pun memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, khususnya yang ada di Kota Binjai, agar Lapas Binjai tetap aman dan kondusif. 

"Marilah kita terus berbuat kebaikan dan bersama-sama kita belajar untuk saling menghargai. Sebagai manusia tentunya kita tidak ada yang sempurna. Mari kita saling mengingatkan untuk sebuah kebaikan," demikian tutup Theo Adrianus Purba diakhir pembicaraanya, seraya menambahkan bahwa hingga saat ini Lapas Binjai dihuni oleh 1.726 napi dan tahanan dari kapasitas 700 orang. 
Editor: Herda

T#g:Kalapas BinjaiTheo Adrianus Purbasosok
glazed
Berita Terkait

Bonnet Sleeping Double Sensyne Extendable Wireless Compatible Android Children Camcorder Silicone JBL Tune 510BT Ear Headphones
girl underwear 1 girl underwear 2 girl underwear 3 girl underwear 4
tiktok rss yt ig fb twitter

Tentang Kami    Pedoman Media Siber    Disclaimer    Iklan    Karir    Kontak

Copyright © 2013 - 2024 utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

⬆️