Minggu, 26 Apr 2026

Warga Medan jadi korban dugaan Pungli dan premanisme saat urus berkas di Disdukcapil

Medan (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen Kamis, 06 Okt 2022 06:16
Mengaku petugas juru parkir mencekik masyarakat di halaman kantor pemerintah kota Medan, Selasa (4/10)
 Tangkapan Layar

Mengaku petugas juru parkir mencekik masyarakat di halaman kantor pemerintah kota Medan, Selasa (4/10)

Warga yang hendak mengurus surat kelengkapan administrasi kependudukannya diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh Juru Parkir (Jukir) yang berjaga tepatnya di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, Selasa (04/10/2022) kemarin.Kronologi kejadian ini pun berlangsung singkat. Berawal saat pengurusan surat milik warga berinisial FS di Disdukcapil Kota Medan. Karena terbentur jam istirahat petugas Dukcapil, maka FS pun berniat untuk keluar dari ruangan dan akan kembali pada waktu jam buka kantor.
Pada saat itulah warga Jalan Setia Budi ini menuturkan mendapat perlakuan yang tak mengenakkan dari petugas parkir di Kantor Disdukcapil Kota Medan.

"Saya hendak keluar, karena ketepatan jam istirahat. Nah saya bayarkan parkir namun saya katakan akan kembali lagi, karena berkas saya belum selesai. Namun petugas parkir ngotot keluar bayar parkir dan masuk bayar lagi. Saya merasa ada yang tak beres bukan ke perkara nominal itu, bayar lebih pun tak masalah, ini langsung cakap kotor dia, dan disitu dia juga memaki - maki saya", ucap FS, Rabu (05/10/2022).

Lanjutnya, pada saat itu FS tak meresponnya, dan mengingatkan agar Jukir itu tidak bersifat arogan. Tetapi, Jukir tersebut bukan menjadi sadar dan mengerti, malah membabi buta mengajak FS untuk berkelahi.
Karena tak terima dimaki sang Jukir, lantas FS pun sempat mengajak Jukir tersebut ke kantor Polisi. 

"Tapi Jukir tak mau ikut", katanya.

Kenapa ada kutipan parkir di kantor pemerintah?

"Dia itu (Jukir) cari makan dari kita warga yang datang ke kantor Disdukcapil ini, seharusnya dianya sopan ambil simpati kita, dan bukan menjadi arogan. Saya juga bingung kenapa ada pungutan uang parkir di depan halaman kantor instansi milik pemerintah", kata FS
produk kecantikan untuk pria wanita

Sedangkan kalau kita berkunjung ke kantor Wali Kota Medan dan DPRD Medan, kendaraan kita tidak pernah dipungut uang Parkir, tetapi lain halnya di kantor Disdukcapil Kota Medan ini, kita di pungut bayaran.

"Kita juga menduga ini ada pengaruh seperti kebanyakan, kita menduga ya, bukan menuduh, pemakai narkoba", kata FS.
"Setelah menjadi tontonan warga, ada seorang ibu yang ikut berempati melihat saya diperlakukan tak baik di situ, mengatakan 'mengapa main peras - peras, Jukir yang begitu bisa masuk penjara", katanya menirukan ucapan warga.

iklan peninggi badan
Kemudian, datanglah warga lain menimpali bahwa itu sudah meresahkan warga. 

"Tak terima petugas parkir di protes warga, terjadilah saling dorong hingga petugas parkir mencekik leher warga itu seperti dalam video", ujar FS menerangkan kejadian, sambil menunjukkan bukti kekerasan yang dilakukan petugas parkir dalam Video berdurasi 2.41 detik itu.

Lanjut FS, bukan cuman sekali dua kali warga komplain terkait parkir di halaman kantor Disdukcapil tersebut.

"Mengaku petugas parkir, namun atribut parkir tidak ada, karcis parkir juga tidak ada, itu layaknya premanisme memalak warga secara halus", katanya.
"Sengaja saya rekam biar pemangku kebijakan khususnya Pemerintah Kota Medan tau, disitu disinyalir ada preman dan pungli, yang kerap bersinggungan dengan warga", sindirnya.

FS pun menaruh harapan kepada pemangku kebijakan Kota Medan agar setiap pelayanan yang bersentuhan langsung dengan warga agar tidak ada premanisme.

"Saya berharap Bapak Wali Kota Medan, Kapolrestabes Medan, Kadishub Kota Medan dan Kadis Dukcapil Kota Medan, menindak diduga aksi premanisme, dan menjadi atensi bagi instansi terkait tersebut", harap warga.

Terpisah, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan Baginda P Siregar ketika dikonfirmasi awak media melalui selularnya, Rabu (5/10/2022) ke Nomor 0853-7248-9XXX tidak menjawab.

Begitu juga Kepala Dinas Perhubungan Iswar Lubis ketika dikonfirmasi awak media melalui selularnya ke Nomor 0821-1550-2XXX - 0811-659-XXX, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan resminya.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️