Rabu, 01 Des 2021 22:57
  • Home
  • advertorial
  • Percepat Penanggulangan Karhutla, Kapolri Launching ASAP Digital Nasional

Percepat Penanggulangan Karhutla, Kapolri Launching ASAP Digital Nasional

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Tuan Laen
Rabu, 15 Sep 2021 17:35
Istimewa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching atau meluncurkan Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian (ASAP) Digital Nasional, untuk mempercepat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Sigit mengungkapkan, ASAP digital nasional ini nantinya bakal berintegrasi dengan aplikasi penanganan karhutla, yang dimiliki oleh Kementerian-Lembaga (K/L), BUMN dan Polda Jajaran. Sehingga, kata Sigit, hal itu dapat mempercepat pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

"Baru saja kami sama-sama melaksanakan launching aplikasi ASAP digital nasional. Dimana sebenarnya aplikasi ini menggabungkan seluruh potensi yang ada di kementerian-kementerian, di BUMN untuk kami satukan menjadi satu sistem pengawasan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla secara lebih cepat," kata Sigit dalam jumpa pers di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021).

Diketahui, selama tahun 2021 telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia seluas 105.791 Ha dengan titik api sebanyak 800 titik. Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga memberikan perhatian khusus terhadap dampak dari kerusakan yang disebabkan oleh karhutla tersebut. 

Dengan adanya aplikasi ini, mantan Kapolda Banten tersebut berharap, bisa mengetahui dan melihat secara cepat atau real time terhadap titik api.

Menurut Sigit, dengan begitu pencegahan dan penanganan dapat segera dilakukan oleh petugas, untuk segera melakukan pemadaman. 

"Kami langsung teruskan kepada anggota terdekat yang kemudian bisa melakukan pergerakan secara cepat untuk datang ke titik tersebut untuk melakukan pemadaman," ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Selain mempercepat penanganan dan pencegahan Karhutla, Sigit menyebut, aplikasi ASAP ini juga untuk mempermudah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. 

Di sisi lain, Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait yang ikut membantu terkait dengan pembentukan aplikasi ASAP digital nasional ini. 

"Harapan kami tentunya dengan adanya aplikasi yang baru kami launching, maka upaya kami untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan bisa kami lakukan secara cepat. Kedua tentunya dengan aplikasi ini kami juga bisa melakukan langkah-langkah lanjut untuk laksanakan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku yang tertangkap oleh aplikasi ini untuk bisa kami proses lanjut. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang tergabung bisa memperkuat upaya kami melakukan pencegahan terhadap kebakaran hutan," papar Sigit.
 
ASAP Digital Nasional menyempurnakan dan mengintegrasikan berbagai aplikasi yang telah ada sebelumnya di beberapa daerah antara lain Lembuswana Kalimantan Timur, Hanyakeun Musuh Kalimantan Tengah, Bekantan Kalimantan Selatan, Lancang Kuning Riau, Sumatera Utara, dan Kalimantan Utara, Songket Sumatera Selatan, ASAP Digital Jambi, Sipongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Satelit LAPAN.

Teknologi ASAP digital nasional tahap pertama sudah terpasang 28 titik CCTV di 10 Polda rawan karhutla yaitu Polda Jambi, Sumsel, Polda Aceh, Polda Sumut, Polda Riau, Polda Polda Kalsel, Polda Kalteng, Polda Kalbar, Polda Kaltim dan Polda Kaltara.

Sedangkan untuk tahap kedua pada bulan Desember 2021, rencananya akan dipasang kembali 40 titik CCTV pada 10 Polda yang sudah terpasang CCTV sebelumnya ditambah dengan 3 Polda rawan karhutla lainnya yaitu Polda Kepri, Polda Sultra, dan Polda Papua.

ASAP digital nasional memiliki berbagai keunggulan yaitu, CCTV Live Auto monitoring, dimana kamera CCTV yang terpasang memiliki kemampuan High Definiton dan mampu memantau 360 derajat dengan jangkauan 4 Km dan cakupan radius 8 Km serta dapat menjangkau lahan seluas 5.026 Ha.

Manual zoom sebanyak 40x dan bisa memutar rekaman dalam dua bulan terakhir, sensor yang bisa menampilkan suhu udara, kualitas, dan kelembapan udara, data titik api yang update setiap 5 menit menyesuaikan data update satelit LAPAN, data prakiraan cuaca, data informasi terkait peta lahan perusahaan, sumber air, dan batas desa dan posisi pergerakan personel untuk mengetahui posisi petugas yang terdekat dari titik api.
Editor: Budi

T#g:aplikasi
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Okt 2021 14:29

    Masuk Mapolres Dairi Wajib Scan QR Code PeduliLindungi

    Polres Dairi memberlakukan QR Code aplikasi PeduliLindungi, setiap personel dan masyarakat yang datang dan berkunjung wajib melakukan scan pada aplikasi yang dipasang di depan pintu masuk Mapolres Dai

  • Selasa, 19 Okt 2021 14:19

    KPU Binjai ujicoba kekuatan server aplikasi alat bantu Sidarlih

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai, mengikuti ujicoba kekuatan server aplikasi alat bantu Sidarlih (Sistem Informasi Daftar Pemilih) berkelanjutan KPU Sumut, Selasa (19/10).Ujicoba digelar melalu

  • Rabu, 13 Okt 2021 15:13

    Peduli Kaum Jompo, Aplikasi 'Herlina Bermartabat' Disosialisasikan di Binjai Utara

    Dalam rangka aksi perubahan pelatihan kepemimpinan administrasi, Kecamatan Binjai Utara bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara, melaksanakan "Ujicoba Simulasi Aplikasi Herlina bermart

  • Jumat, 08 Okt 2021 19:18

    Bobby Nasution Berharap Medan Dapat Menjadi 'Rumahnya' Startup

    Sebagai Kota terbesar di luar pulau Jawa, kota Medan diharapkan dapat menjadi rumahnya para Startup. Hal ini dikarenakan Medan memiliki potensi dan pasar yang cukup luas untuk startup. Tidak hanya did

  • Kamis, 07 Okt 2021 16:07

    Satgas Covid-19 Kota Tebing Tinggi Sosialisasi Vaksinasi dan Aplikasi PeduliLindungi

    Tim Satgas Covid-19 Kota Tebing Tinggi melakukan kegiatan Sosialisasi penerapan Prokes 5M dan Sosialisasi Pelaksanaan Vaksinasi di beberapa sekolah yang ada di Kota Tebing Tinggi, diantaranya SMPN1, S

  • Jumat, 01 Okt 2021 16:31

    HUAWEI MatePad T8 Kids Edition Hadirkan Beragam Manfaat Untuk Anak

    HUAWEI MatePad T8 Kids Edition hadir menjadi partner tepat bagi keluarga dimanapun dan kapanpun!

  • Kamis, 30 Sep 2021 14:00

    Naik Becak di Sibolga Bisa Bayar Nontunai

    Bank Indonesia (BI) Sibolga telah menginisiasi transformasi pembayaran pada transportasi rakyat Kota Sibolga yaitu becak motor, yang sebelumnya membayar secara tunai, kini menjadi nontunai menggunakan

  • Sabtu, 28 Agu 2021 05:28

    Tiga founder asal Indonesia terpilih mengikuti Google for Startups Women Founders Academy

    Vanessa Geraldine dari PRIEDS Technology, Utari Octavianty dari Aruna, dan Ketty Lie dari ErudiFi terpilih mengikuti Google for Startups Women Founders Academy.Ini adalah program bimbingan pengembanga

  • Senin, 09 Agu 2021 15:09

    Wali Kota Medan Saksikan Peluncuran Sistem OSS Berbasis Risiko

    Wali Kota Medan Bobby Nasution menyaksikan peresmian peluncuran Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko secara virtual di ruang Command Center Kantor Wali Kota, Senin (9/8/2021). Pe

  • Jumat, 06 Agu 2021 12:46

    Panglima TNI Cek Kemampuan Petugas Tracer Aplikasi Silacak

    Pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir hampir di seluruh belahan dunia. Segala upaya dilakukan untuk meminimalisasi dampak dan penyebaran Virus Covid-19 tersebut.Pagi ini, Panglima TNI Marsekal

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak