Sudah sewajarnya berhati-hati berkendara di malam hari, apalagi berbonceng tiga. Namun naas yang terjadi di jalan raya kecamatan Tarutung ini.
Sepeda motor merk Yamaha Zupiter MX dengan Nomor Polisi BK 2838 UH, yang dikendarai oleh Ariel Sipahutar (17) warga Desa Banuaji II Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang berboncengan dengan Aldi Sipahutar dan Joel Sipahutar, menabrak sebuah mobil truck tronton dengan nomor polisi BK 9716 CO, yang dikemudikan oleh Hardo Nainggolan (52 ) Warga Jl. Oswald Siahaan Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Dari keterangan Polres Taput, kecelakaan tersebut terjadi Sabtu, (17/9) sekira pukul 23.30 wib, di Jalan S.M Raja Tarutung Km 00-01, tepatnya di Kelurahan Hutatoruan X Kecamatan Tarutung Taput.
Akibat dari kecelakaan tersebut, dua orang yang mengendarai motor meninggal dunia di TKP, yaitu Ariel Sipahutar dan Aldi Sipahutar, sedang satu orang temannya mengalami luka berat dan dirawat di rumah sakit Tarutung atas nama Joel Sipahutar.
Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi SIK. MH melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Kondisi tempat kejadian saat korban dievakuasi petugas ke rumah sakit
"Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi di lapangan, diperoleh unit laka lantas, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi, berawal pengendara sepeda motor datang dari arah Tarutung dengan boncengan 3, menuju arah Tapanuli Tengah," tuturnya.
"Di tempat kejadian, ada satu unit truck yang sedang parkir di pinggir jalan searah dengan tujuan pengendara motor. Dari belakang pengendara motor menabrak truck tronton tersebut, dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat", terang Baringbing Minggu (18/09).
Di tempat kejadian kondisi jalan lurus, sehingga diduga kuat bahwa pengendara motor lalai dan melaju dengan kecepatan tinggi pada saat mengedarai motornya, sehingga kecelakaan tersebut terjadi.
Kedua korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada keluarga, setelah dibuatkan visum dari rumah sakit Umum Tarutung. Sedangkan satu orang lagi yang mengalami luka berat, masih dirawat di Rumah Sakit Umum Tarutung.
"Kedua kenderaaan saat ini sudah diamankan unit laka, sedangkan supir truck masih menjalani pemerikssan di kantor unit laka untuk proses penyelidikan kecelakaan tersebut", jelas Baringbing.