Hilang selama 3 minggu, siswi Sekolah Menengah Pertama (SMA) berinisial, NME, 17, warga Kec Bajenis, Tebingtinggi ditemukan tewas di areal tanah kosong di Jalan Prof Dr Hamka, Kel Durian, Kec Bajenis, Tebingtinggi, Senin (22/8).
Informasi yang berhasil diperoleh media, Senin (22/8) melalui Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP JR Silalahi menyebutkan, pagi tadi, korban tewas, NME, pertama kali ditemukan oleh seorang pencari rumput bernama, Rajab, 53 tahun.
"Pagi tadi sekitar pukul 07:30, Rajab dikejutkan dengan adanya penemuan mayat di tanah kosong saat dirinya sedang mencari rumput. Melihat kondisi mayat tersebut sudah membusuk, dirinya langsung berteriak dan memanggil warga yang berada di sekitar lokasi kejadian", kata AKP JR Silalahi.
Mendengar adanya penemuan mayat di Jalan Prof Dr Hamka, Kasat Reskrim, AKP JR Silalahi didampingi Inafis, KSPK, dan Personil Sat Reskrim langsung terjun ke TKP.
Setibanya di TKP, petugas langsung mengevakuasi jasad korban yang telah membusuk tersebut ke RS Kumpulan Pane, Tebingtinggi untuk dilakukan autopsi", kata AKP JR Silalahi.
Namun setelah ciri-cirinya dicocokkan, ternyata diketahui mayat ini adalah, NME, anak dari seorang wanita berinisial ED, 37, warga Kec Bajenis, Tebingtinggi.
"Setelah kita bawa ke RS Kumpulan Pane, dan setelah kita cek daftar orang hilang, ternyata mayat ini adalah remaja berusia 17 tahun, berinisial NME", jelas AKP JR Silalahi.
Ketika dikonfirmasi wartawan terkait apa penyebabnya, AKP JR Silalahi mengatakan dugaan sementara korban tewas adalah korban pemerkosaan.
"Menurut hasil dari autopsi dari rumah sakit, diduga korban tewas diduga diperkosa, baru setelah itu dibunuh", ungkapnya.